DATA BELUM TERSEDIA

Profil Marco Gracia Paulo, Direktur Utama PSS Sleman yang Sedang Disorot

Marco dikabarkan mengancam bakal memindahkan homebase PSS Sleman usai menyetujui tuntutan suporter

Irwan Febri BolaTimes.com
Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:10 WIB
Profil Marco Gracia Paulo, Direktur Utama PSS Sleman yang Sedang Disorot

Profil Marco Gracia Paulo, Direktur Utama PSS Sleman yang Sedang Disorot

bolatimes.com - Kisruh antara pendukung dengan manajemen PSS Sleman terus berlanjut di mana para suporter kini menjadikan Direktur Super Elang Jawab, Marco Gracia Paulo sebagai kambing hitam.

Kisruh ini bermula dari buruknya penampilan PSS Sleman di sesi pertama BRI Liga 1 2021-2022 di mana Super Elang Jawa saat ini terdampar di papan bawah atau peringkat ke-15.

Dalam 5 laga yang telah dijalani, PSS baru mengoleksi 4 poin. Poin tersebut sama dengan Persik Kediri dan Barito Putera yang berada di zona merah.

Bedanya, PSS unggul dalam jumlah selisih gol dengan minus 3, kalah satu gol dari Persipura Jayapura yang ada 1 tingkat di atasnya dengan poin sama.

Karena hasil minor tersebut, pendukung PSS Sleman pun melancarkan aksi protes lewat media sosial kepada setiap elemen Super Elang Jawa seperti pemain, pelatih dan manajemen.

Gelombang protes ini mengalir deras hingga menjadi tagar yang selalu populer di media sosial Twitter dalam beberapa hari ke belakang.

Dejan Antonic dan Arthur Irawan menjadi sasaran protes para pendukung PSS. Selain itu, ada pula nama Marco Gracia Paulo pula yang juga menjadi sasaran.

Lantas, siapakah sosok Marco Gracia Paulo ini dan bagaimana sepak terjangnya?

Profil Marco Gracia Paulo dan Rekam Jejaknya

Nama Marco Gracia Paulo cukup familier di kalangan pengurus tim sepak bola Indonesia. Sepak terjangnya pun cukup mentereng.

Baca Juga: Profil Dejan Antonic, Pelatih yang Sedang Dituntut Mundur Suporter PSS

Marco Gracia memulai sepak terjangnya di sepak bola Tanah Air saat menanggalkan pekerjaannya di dunia pendidikan dan bergabung dengan SSB SSI Arsenal yang dibuka di Ciputat, Tangerang pada 2009.

Setahun berselang, Marco Gracia masuk ke dalam proyek Indonesia Football Academy (IFA) yang mengirimkan pemain berbakat Tanah Air ke dalam tim SAD Uruguay.

Setelahnya, Marco Gracia pernah menjabat sebagai Deputi Sekjen PSSI. Selain itu, ia juga sempat masuk jajaran direksi PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Di level klub, Marco Gracia juga pernah menjabat sebagai CEO Pelita Bandung Raya (PBR) pada paruh musim Indonesia Super League (ISL) 2013 dan mundur dari klub tersebut pada 2015.

Mundurnya Marco Gracia dari PBR tersebut sempat mengejutkan publik. Namun ia menyebutkan bahwa kemundurannya dikarenakan masalah finansial yang melilit klub milik Ari Sutedi tersebut.

Sepak terjang Marco Gracia juga berlanjut saat dirinya menjadi salah satu dalang di balik akuisisi Perseru Serui menjadi Perseru badak Lampung FC di mana ia menjadi CEO atau Direktur Utama Laskar Saburai tersebut.

Hingga akhirnya, pada 2020 Marco Gracia ditunjuk sebagai Direktur Utama PSS Sleman. Ia ditunjuk melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT PSS pada Maret 2020 lalu.

×
Zoomed
TERKINI

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB

Persib Bandung memulai perjalanan di BRI Super League 2025/26 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Semen Padang...

bolaindonesia | 22:00 WIB

Polemik rumput JIS kembali mencuri perhatian penggemar sepak bola Indonesia, mempertanyakan mengapa stadion megah berbia...

bolaindonesia | 12:18 WIB

Persita Tangerang memulai BRI Super League 2025/26 dengan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta di Jakarta Internatio...

bolaindonesia | 12:09 WIB