Bolaindonesia

Striker PSIS Hari Nur Tak Dipanggil Timnas, Ini Penjelasan Shin Tae-yong

Hari Nur sebelumnya santer bakal dipanggil untuk menggantikan Saddil Ramdani yang cedera.

Rauhanda Riyantama

Hari Nur Yulianto cetak gol pertama PSIS Semarang atas lawannya Barito Putera, Sabtu (13/10/2018). [@psisfcofficial/Instagram]
Hari Nur Yulianto cetak gol pertama PSIS Semarang atas lawannya Barito Putera, Sabtu (13/10/2018). [@psisfcofficial/Instagram]

Bolatimes.com - Penyerang PSIS SemarangHari Nur Yulianto, sedang ramai diperbincangkan karena tak dipanggil Timnas Indonesia meski sempat santer dikabarkan bakal menggantikan posisi Saddil Ramdani yang cedera. Pelatih Shin Tae-yong akhirnya buka suara.

Selain itu, tak dipanggilnya Hari Nur menjadi perbincangan karena tengah tampil tajam di Liga 1 2021. Kini ia jadi salah satu striker lokal tersubur dengan koleksi tiga gol dari lima laga bersama PSIS, di luar Ilija Spasojevic (5 gol) yang merupakan pemain naturalisasi.

Namun nyatanya performa apik Haru Nur belum membuat Shin Tae-yong kepincut memanggilnya bergabung Timnas Indonesia jelang lawan Taiwan di babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023.

Menurut Shin Tae-yong, Hari Nur belum dalam performa terbaik. Juru taktik asal Korea Selatan itu minta lebih meningkatkan performa agar bisa ikut di pemusatan latihan berikutnya.

"Setelah saya menonton langsung, saya lihat dia belum mendapatkan performa terbaik," kata Shin Tae-yong dalam rilis PSSI.

"Tetapi saya percaya ia pasti akan bisa meningkatkan performanya dan memiliki potensi untuk dipanggil timnas Indonesia,” ia menambahkan.

Sementara itu, duel Indonesia vs Taiwan dalam play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 akan berlangsung di Buriram, Thailand. Leg pertama pada 7 Oktober, sementara leg kedua tiga hari berselang.

Sebanyak 30 pemain dipersiapkan Shin Tae-yong untuk melakoni pertandingan tersebut. Untuk pemain yang berlaga di kompetisi luar negeri, mereka akan langsung ke Thailand pada 3 dan 4 Oktober 2021.

Mereka antara lain Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, Asnawi Mangkualam, Ryuji Utomo, dan Syahrian Abimanyu.

Berita Terkait

Berita Terkini