Bolaindonesia

4 Tim Liga 1 2021/2022 dengan Rataan Usia Termuda

Empat klub ini bisa dibilang sebagai tim dengan pemain termuda di Liga 1 2021/2022

Irwan Febri Rialdi

Bek muda Persebaya Surabay, Rizky Ridho saat berduel dengan Marko Simic dalam laga final Piala Gubernur Jatim 2020. (Dok. Persebaya)
Bek muda Persebaya Surabay, Rizky Ridho saat berduel dengan Marko Simic dalam laga final Piala Gubernur Jatim 2020. (Dok. Persebaya)

Bolatimes.com - Kompetisi Liga 1 2021-2022 bakal menjadi panggung pamer bakat bagi pemain-pemain muda potensial di Indonesia.

Dari 18 klub yang akan berkompetisi, beberapa di antaranya memang mengandalkan pemain-pemain muda di tim utama.

Pemain-pemain muda tersebut mampu bersaing dengan pemain yang lebih senior. Bahkan, ada pula yang sukses mengamankan posisinya sebagai pilihan utama pelatih.

Setidaknya, ada lima klub Liga 1 yang memiliki skuad berisi pemain-pemain muda. Hal ini terbukti dari rata-rata usia pemain mereka.

Berikut Bolatimes.com menyajikan daftar klub Liga 1 dengan rata-rata usia pemain termuda.

1. Barito Putera – 24,1 tahun

Barito Putera menjadi tim kontestan Liga 1 yang memiliki pemain dengan rata-rata usia termuda, yakni 24,1 tahun.

Tim berjulukan Laskar Antasari ini memang memiliki komitmen untuk mengembangkan pemain muda agar bisa menjadi andalan di masa depan.

Bahkan, dengan berbekal pemain muda, pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, sukses mengantarkan timnya lolos dari fase grup Piala Menpora 2021.

Setidaknya, ada beberapa pemain seperti Muhammad Riyandi, Muhammad Firly, M Luthfi Kamal, hingga Kahar Muzakkar yang berusia di antara 21-22 tahun.

Sementara pemain-pemain berusia di bawah 20 tahun ada Bagas Kaffa dan Alif Jalenai. Barito Putera juga memiliki pemain jebolan timnas Indonesia.

Mereka adalah Alexander Felix Kamuru yang saat ini berusia 16 tahun dan Adhitya Daffa yang baru berusia 17 tahun.

2. Persebaya Surabaya – 24 tahun

Pada Liga 1 2021-2022, Persebaya Surabaya menjadi tim dengan rata-rata usia pemain paling muda di antara kontestan lain.

Tim asuhan Aji Santoso ini menempati urutan kedua dengan rata-rata pemain di skuadnya berusia 24 tahun.

Hal ini tak terlepas dari hadirnya sejumlah pemain muda seperti Rachmat Irianto, Rizky Ridho, Ernando, hingga Supriadi.

Bahkan, tim asal Kota Pahlawan ini juga baru saja mempromosikan mantan pemain timnas U-16 Indonesia seperti Marselino Ferdinand dan Ruy Arianto.

3. PSIS Semarang – 25 tahun

Selanjutnya, di urutan ketiga ada PSIS Semarang. Rata-rata pemain tim berjulukan Mahesa Jenar ini berusia 25 tahun.

Setidaknya, ada beberapa pemain yang masih berusia di bawah 20 tahun seperti Yofandani Pranata, Alfeandra Dewangga, Syiha Buddin, Kartika Vedhayanto, Farrel Arya, hingga Pratama Arhan.

Pemain yang disebut terakhir merupakan pemain andalan PSIS Semarang yang biasa mengisi pos bek kiri.

Meskipun masih berusia 19 tahun, tetapi Pratama Arhan mampu tampil konsisten untuk tim Mahesa Jenar.

Potensinya semakin terlihat saat menjadi salah satu andalan PSIS untuk tampil pada Piala Menpora 2021 lalu. Bahkan, dia menyabet gelar sebagai pemain muda terbaik.

4. Borneo FC – 25,7 tahun

Borneo FC memang memiliki banyak pemain bintang untuk tampil di kompetisi Liga 1 2021-2022. Namun, mereka juga diperkuat banyak pemain muda berbakat.

Hal ini terlihat dari rata-rata usia skuad Borneo FC yang mencapai 25,7 tahun. Dengan rata-rata itu, Borneo FC menduduki urutan keempat.

Dengan kata lain, tim berjulukan Pesut Etam ini bakal mengolaborasikan kekuatan pemain senior dengan pemain muda.

Mereka juga pernah menyatakan bahwa pemain muda harus mendapatkan peran lebih dalam tim. Hal ini guna memanfaatkan seluruh potensi untuk meraih hasil maksimal.

Sebelumnya, asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin, mengatakan bahwa pemain-pemain muda akan mendapatkan bimbingan dari pemain senior seperti Sultan Samma, Boaz Solossa, dan Hendri Siswanto.

Dua nama yang disebut terakhir sukses direkrut Borneo FC pada bursa transfer jelang Liga 1 2021/2022 beberapa waktu lalu.

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini