Bolaindonesia

Meski Dijagokan Menang, Striker PSM Ini Ogah Remehkan Lalenok United

PSM Makassar sudah mengantongi keunggulan agregat 4-1 jelang leg kedua kontra Lalenok United.

Rauhanda Riyantama

Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak (kiri) dan pemainnya Ferdinand Sinaga (tengah) dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan melawan Lalenok United, Selasa (28/1/2020). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak (kiri) dan pemainnya Ferdinand Sinaga (tengah) dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan melawan Lalenok United, Selasa (28/1/2020). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Bolatimes.com - Striker PSM Makassar, Ferdinand Sinaga ogah meremehkan Lalenok United saat kedua tim berhadapan pada laga leg kedua play-off Piala AFC 2020 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Rabu (29/1/2019).

Meski PSM sudah di atas angin lantaran telah mengantongi keunggulan agregat 4-1 dari leg pertama, Ferdinand tetap mewaspadai wakil Timor Leste tersebut pada laga leg kedua besok.

Bagi Ferdinand, Lalenok tidak bisa dianggap remeh. Mantan pemain Timnas Indonesia itu menyebut wakil skuat Lalenok sudah bersama-sama untuk waktu yang lama. 

Memang, Lalenok tidak banyak melakukan perubahan. Ya, mulai dari saat mereka menjuarai kompetisi kasta ketiga Timor Leste pada 2017, lalu runner-up kasta kedua pada 2018, hingga menjadi kampiun kasta tertinggi tahun lalu.

Menjadi kampiun di liga kasta tertinggi Timor Leste, membuat Lalenok mendapatkan satu tiket ke babak play-off Piala AFC 2020.

"Saya dengar Lalenok adalah tim yang solid. Mereka dari Liga 3, ke Liga 2, terus ke Liga 1 di Timor Leste secara bersama-sama, jadi sudah saling kenal. Beda sama kita yang baru 10 hari kumpul," celoteh Ferdinand dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan. 

Oleh karenanya, Ferdinand mengaku bakal mengeluarkan kemampuan maksimal. Menurutnya, hasil positif alias kemenangan tetap dibidik PSM. 

"Di laga kedua ini kita sebagai tuan rumah. Kita akan mencoba bermain lebih baik dan menganggap pertandingan masih 0-0 agar mental pemain juga lebih baik. Kami tak akan menganggap remeh mereka, saya pribadi tak akan memandang mereka sebelah mata," tuturnya. 

"Kami mempersiapkan diri sebagaimana arahan coach (Bojan Hodak). Kami ada waktu seminggu di Makassar, tapi kami sempat empat hari di Jakarta untuk bisa bersiap lebih baik lagi," ungkap eks striker Persib Bandung dan Semen Padang itu.

Berita Terkait

Berita Terkini