Bolaindonesia

Rela Hadapi PSS Meski Urung Gajian, Kapten Kalteng Putra: Kami Jual Diri

Kalteng Putra kalah 0-1 dari tim tuan rumah PSS Sleman.

Galih Priatmojo | Irwan Febri Rialdi

Pelatih Kateng Putra, Gomes de Oliviera (kiri) dan Sukadana (kanan). (Bolatimes.com/Irwan Febri R).
Pelatih Kateng Putra, Gomes de Oliviera (kiri) dan Sukadana (kanan). (Bolatimes.com/Irwan Febri R).

Bolatimes.com - Kalteng Putra tampil penuh beban saat melawat ke markas PSS Sleman. Permasalahan gaji yang melanda urung beres tampaknya jadi salah satu musabab mereka takluk di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (18/10/2019).

Hal tersebut disampaikan oleh kapten Kalteng Putra, I Gede Sukadana, selepas pertandingan. Namun, ia mengaku bahwa pihak manajemen memiliki itikad baik untuk segera menyelesaikan.

"Sebenarnya memang belum beres. Sampai saat ini belum, tetapi ada itikad baik dari manajemen buat ini," kata I Gede Sukada kepada Suara.com.

"Teman-teman kompak saja, mau gimana lagi. Waktunya main ya main. Ini profesi kita, kami 'jual diri' di sini, jadi harus tetap kita jalani," lanjutnya.

Mantan gelandang Bali United itu pun berharap ke depannya tidak ada permasalahan gaji lagi di Kalteng Putra. Sebab, hal itu benar-benar mengganggu pikiran pemain.

"Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik. Supaya kami bisa hanya fokus main bola saja, tidak mikir apa-apa lagi. Selama ini kami banyak pikiran, sudah agak lama. Penginnya tetap fokus saja main bola," harap gelandang 32 tahun itu.

Performa Kalteng Putra sendiri sedang buruk. Dalam tujuh laga terakhir, mereka belum lagi meraih kemenangan. Terbaru, Kalteng Putra tumbang 0-1 atas PSS Sleman.

Hasil ini membuat Kalteng Putra berada di dasar klasemen sementara Liga 1 2019. I Gede Sukadana dan kolega hanya memiliki 20 poin dari 22 laga.

Berita Terkait

Berita Terkini