Bolaindonesia

Persebaya Batalkan Kontrak dengan Alfred Riedl, Sebabnya Bikin Sedih

Alfred Riedl sedianya direkrut Persebaya Surabaya untuk gantikan pelatih Djadjang Nurdjaman.

Galih Priatmojo

Alfred Riedl saat masih menjadi pelatih Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Alfred Riedl saat masih menjadi pelatih Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Bolatimes.com - Belum juga melatih, mantan pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl sudah didepak oleh Persebaya Surabaya. Manajemen Bajol Ijo memutuskan untuk membatalkan kontrak dengan pelatih berkebangsaan Austria itu.

Dilansir beritajatim, Persebaya membatalkan kontrak Riedl karena alasan kesehatan. Mantan pelatih tim nasional Indonesia itu harus menjalani operasi jantung.

"Saya harus mengabarkan tentang keadaan kesehatan sekarang. Saya telah memeriksakan diri di rumah sakit di Vienna, sekaligus membahas aktivitas saya ke depan. Ternyata, dalam dua pekan saya harus menjalani lagi operasi bypass," kata Rield.

"Ini kabar buruk buat saya, juga buat Persebaya. Tapi, kesehatan harus saya utamakan," sambungnya.

"Saya sangat sedih dan kecewa tidak bisa memberikan kabar lebih baik. Tolong sampaikan permohonan maaf saya kepada manajemen, media, dan seluruh suporter Persebaya. Semoga Anda semua bisa mengerti dan memahami," tambahnya.

Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, dalam jumpa pers jelang laga final leg kedua kontra Thailand di Bangkok, Jumat (16/12) [Antara/Wahyu Putro].
Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl, dalam jumpa pers jelang laga final leg kedua kontra Thailand di Bangkok, Jumat (16/12) [Antara/Wahyu Putro].

Pada 23 Agustus, Persebaya mengumumkan telah mencapai kata sepakat dengan Alfred Riedl. Riedl setuju menerima pinangan Persebaya sebagai pelatih, menggantikan posisi Djajang Nurdjaman yang sebelumnya diberhentikan manajemen Bajol Ijo satu pekan sebelumnya.

Riedl sendiri bukan sosok asing bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Pelatih asal Austria itu pernah tiga kali melatih Timnas Indonesia. Yaitu pada 2010-2011, 2013-2014 dan 2016. Prestasi terbaiknya adalah membawa skuat Garuda menjadi runner-up Piala AFF.

Berita Terkait

Berita Terkini