Bolaindonesia

Bruno Matos Diisukan Media Malaysia Hijrah ke Liga Thailand

Bruno Matos dikabarkan berselisih dengan pelatih Persija.

Rauhanda Riyantama

Selebrasi penyerang Persija Jakarta, Bruno Matos usai cetak gol ke gawang PSS Sleman. Dalam laga pamungkas Grup D Piala Presiden 2019 menghadapi PSS Sleman, skuat Macan Kemayoran menang 2-0 dan jadi juara grup. [@persijajkt/Instagram]
Selebrasi penyerang Persija Jakarta, Bruno Matos usai cetak gol ke gawang PSS Sleman. Dalam laga pamungkas Grup D Piala Presiden 2019 menghadapi PSS Sleman, skuat Macan Kemayoran menang 2-0 dan jadi juara grup. [@persijajkt/Instagram]

Bolatimes.com - Nasib Bruno Matos di Persija Jakarta turut mendapat sorotan dari salah satu media olahraga Malaysia, Vocketfc. Gelandang asal Brasil itu dikabarkan akan segera pergi dari skuat Macan Kemayoran.

Gaya permainan Bruno Matos disebut kurang disukai oleh pelatih Persija, Julio Banuelos. Alhasil, ia sering dicadangkan dan terbaru tidak disertakan saat Persija menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (10/8/2019) sore WIB.

Agen Bruno Matos, Fabio Barbosa, santai menanggapi sikap dari Persija. Jika juara bertahan Liga 1 itu sudah tidak mengharapkan jasa Bruno, Persija diharapkan segera melepas sang pemain.

Menurut Fabio Barbosa, masih banyak klub dari Indonesia, Malaysia, hingga Thailand yang berharap mendapatkan servis dari kliennya tersebut.

"Jika pernyataan itu (pola permainan) dianggap masalah, maka Persija harus membuat keputusan karena banyak klub menginginkan layanan Bruno seperti Indonesia, Thailand dan Malaysia" kata Barbosa, dikutip dari Vocketfc.

"Persija tidak akan mendapatkan pemain seperti Bruno di masa depan. Di Indonesia tidak ada pemain dengan peringkat yang sama dengan Bruno. Dia berada di levelnya sendiri," imbuhnya.

Manajer Persija, (Marsma) TNI AU Ardhi Tjahjoko, sendiri memberikan pesan tegas terhadap seluruh pemain Macan Kemayoran. Ia mempersilakan siapapun pergi jika sudah tidak nyaman berkostum Persija.

"Bagi kami tidak ada pemain yang hebat dan istimewa. Bagi kami semua sama karena Persija adalah tim. Saya tidak mau ada virus dalam tim. Jangan kalian menyalahkan manajemen, Persija, dan pelatih. Ikuti semua aturan yang berlaku atau perintah pelatih dan kita harus saling menghormati," tulis Ardhi di Instagram pribadinya.

"Kalau ada masalah pribadi silakan bicara dengan pelatih ataupun saya. Semua ada aturan dan mekanismenya. Kalau tidak suka silakan keluar dengan hormat," tegasnya menutup.

Berita Terkait

Berita Terkini