Bolaindonesia

Punya Waktu Hingga Empat Laga, Caretaker Semen Padang Fokus Benahi Ini

Weliansyah jadi caretaker usai Semen Padang ditinggal pelatih Syafrianto Rusli.

Galih Priatmojo

Tim Semen Padang FC, berfoto bersama saat launching tim 2019 di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (27/4/2019) malam. Tim berjulukan
Tim Semen Padang FC, berfoto bersama saat launching tim 2019 di Padang, Sumatera Barat, Sabtu (27/4/2019) malam. Tim berjulukan "Kabau Sirah" tersebut memperkenalkan 27 pemain untuk musim Liga 1 2019, meliputi 4 pemain asing, 8 pemain lokal, serta 15 orang pemain lama. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Bolatimes.com - Syafrianto Rusli terpaksa mundur dari kursi pelatih kepala Semen Padang usai timnya dibantai PS Tira Persikabo dengan skor 1-3. Kini, Weliansyah yang menjadi pengganti sementara selepas kepergian Rusli tengah dalam misi berat yakni mengangkat kembali motivasi pemain.

"Saya diberi waktu empat laga untuk membenahi tim kembali ke jalur kemenangan dan saya berharap seluruh pihak mendukung agar Semen Padang kembali meraih kemenangan," kata Weliansyah 

Ia mengatakan untuk membenahi strategi dan taktik bermain belum dilakukan sekarang karena waktu yang dekat dengan laga menjamu Arema Malang pada Jumat (12/7).

Menurut dia hal yang dilakukan pertama kali setelah dirinya ditunjuk manajemen menjadi pelatih sementara atau ‘carateker’ adalah mendatangi seluruh pemain.

"Saya datangi pemain satu per satu untuk mengetahui apa yang menjadi kendala mereka selama ini dan mencari solusi dari persoalan yang ada," lanjutnya.

Selain itu, dirinya mencoba merangkul pemain dan menganggap seluruh pemain sama antara satu dengan yang lain. Kemudian memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pemain untuk memperlihatkan kemampuannya.

"Dalam latihan kita putar seluruhnya sehingga mereka tidak tahu mana yang tim inti dan mana yang cadangan. Pemain inti akan diketahui pemain beberapa jam menjelang laga," ujarnya.

Sementara untuk pakem permainan dari 3-4-3, dirinya mengubah skema yang lain karena skema tersebut cocok bagi tim ‘Semen Padang’ saat berlaga tandang dan skema tersebut tidak cocok untuk berlaga di kandang.

"Kita gunakan skema itu di kandang hasilnya dua kali kalah dan satu kali imbang. Itu masukan yang saya terima. Kami mohon doa dari seluruh masyrakat agar seluruh pemain dapat bangkit dan mempersembahkan kemenagan perdana ketika melawan Arema Malang nanti," pungkas Weliansyah.

Berita Terkait

Berita Terkini