Bolaindonesia

Tiga Fakta yang Perlu Diketahui Jelang Duel Persebaya vs Arema FC

Persebaya dan Arema FC akan saling sikut untuk menjadi juara Piala Presiden 2019.

Rauhanda Riyantama | Irwan Febri Rialdi

Persebaya vs Arema FC. (Dok. Liga-Indonesia.id)
Persebaya vs Arema FC. (Dok. Liga-Indonesia.id)

Bolatimes.com - Persebaya Surabaya akan menjamu Arema FC pada leg pertama final Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Selasa (9/4/2019) pukul 15.00 WIB. Ada beberapa catatan menarik yang perlu diketahui menjelang laga bertajuk Derbi Jatim tersebut.

Pada pertandingan nanti, tentu sangat sulit untuk diprediksi yang bakal keluar sebagai pemenang, mengingat kedua tim sama-sama telah membuktikan kemampuan dalam beberapa pertandingan terakhir di Piala Presiden 2019.

Namun, dalam lima pertemuan terakhir, Derbi Jatim ini memiliki catatan yang unik, yakni tim tuan rumah selalu meraih kemenangan. Termasuk, dua pertemuan terakhir di Liga 1 2018, di mana Arema FC dan Persebaya sama-sama meraih kemenangan di kandang masing-masing.

Selain catatan menarik terkait kemenangan kandang, ada tiga fakta penting lainnya menjelang duel Persebaya Surabaya vs Arema FC. Berikut Bolatimes.com merangkum.

1. Persebaya lolos ke final tanpa kekalahan

Persebaya melaju ke final Piala Presiden 2019 dengan performa yang luar biasa. Mereka belum sekalipun menelan kekalahan sejak awal turnamen, yakni meraih lima kemenangan dan satu kali imbang dari enam pertandingan.

Persebaya berhasil mengalahkan Perseru Serui, Persib Bandung, TIRA Persikabo (dua kali), dan Persib Bandung. Satu-satunya hasi imbang yang diterima Hansamu Yama cs adalah ketika melawan TIRA Perskabo di babak fase grup.

Sementara itu, performa Arema FC sebenarnya juga tak kalah apik. Skuat Singo Edan hanya sekali menelan kekalahan atas Persela Lamongan, sisanya disapu bersih dengan kemenangan.

2. Arema FC lebih produktif dari Persebaya

Di Piala Presiden 2019, Arema FC termasuk tim yang sangat produktif dengan mencetak 19 gol dari enam pertandingan. Lebih hebatnya lagi, mereka hanya kebobolan empat kali dan tiga laga terakhir, Hamka Hamzah cs sukses meraih clean sheet.

Sementara Persebaya sudah mengemas 13 gol dari enam pertandingan. Skuat Bajol Ijo hanya tertinggal lima gol dan tujuh kali kebobolan.

3. Arema FC unggul rekor pertemuan

Arema FC lebih di atas angin jika membicarakan rekor pertemuan. Sebab, dalam lima pertemuan terakhir, Singo Edan berhasil meraih kemenangan sebanyak tiga kali, sementara Persebaya dua kali.

Pada dua pertemuan terakhir di Liga 1 2018, kedua tim sama-sama saling mengalahkan dengan skor yang sama, yakni 1-0.

Berita Terkait

Berita Terkini