Bolaindonesia

5 Sindiran Pedas Krishna Murti Teruntuk Oknum Perusak Sepakbola Indonesia

Brigjen Pol Krishna Murti ternyata sangat perhatian dengan sepakbola Indonesia. Nih sindiran pedas buat mereka yang merusak sepakbola Indonesia

Galih Priatmojo

Wakil Ketua Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti. [@krishnamurti_bd91/Instagram]
Wakil Ketua Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti. [@krishnamurti_bd91/Instagram]

Bolatimes.com - Belum sebulan dibentuk, Satgas Anti Mafia Bola langsung tancap gas memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pengaturan skor di kompetisi sepakbola Indonesia. Wakil ketua Satgas Anti Mafia Bola, Krishna Murti pun melempar sindiran pedas terkhusus bagi para oknum yang merusak olahraga paling populer di Indonesia itu.

Dibentuk pada pertengahan bulan Desember lalu, Satgas Anti Mafia Bola mulai mengusut satu per satu jaringan mafia sepakbola Indonesia. Dipimpin duet Brigjen Pol Hendro Pandowo dan Brigjen Pol Krishna Murti, satuan tugas yang berada di bawah kendali langsung Kapolri Jendral Tito Karnavian itu berhasil menciduk sejumlah oknum petinggi di PSSI.

Terbaru, Satgas Anti Mafia Bola juga mulai menyelidiki soal adanya dugaan kongkalikong hingga akhirnya PS Mojokerto Putra bisa promosi ke Liga 2.

Disamping terus memburu, Satgas Anti Mafia Bola tampaknya juga terus memberi psywar bagi para pelaku yang terlibat dalam praktek kotor pengaturan skor. Setidaknya ini bisa dilihat dari sejumlah sindiran pedas yang diunggah oleh Wakil Ketua Satgas Anti Mafia, Krishna Murti lewat akun Instagramnya.

Nah berikut bolatimes rangkum lima sindiran pedas ala Krishna Murti untuk para perusak sepakbola Indonesia.

Nih buat kamu para mafia bola dicamken

 

Mafia bola sama dengan pengkhianat bangsa, tul ndan!

 

Kira-kira ini nyindir siapa yaa

 

Hayo siapa nih yang juara tapi curang, ngaku 

 

Iya ndan kami juga rindu sepakbola yang asik dan enak ditonton

 

Itu tadi lima sindiran pedas wakil ketua Satgas Anti Mafia Bola, Krishna Murti untuk para perusak sepakbola Indonesia.

Berita Terkait

Berita Terkini