Bolaindonesia

Jelang Hadapi Bhayangkara, 260 Tembakan Persebaya Melenceng

Persebaya Surabaya latihan shoot on target jelang hadapi Bhayangkara FC. Ada sebanyak 260 tembakan tak menemui sasaran.

Galih Priatmojo

Para pemain Persebaya Surabaya melakukan latihan shoot on target. [officialpersebaya/Instagram]
Para pemain Persebaya Surabaya melakukan latihan shoot on target. [officialpersebaya/Instagram]

Bolatimes.com - Memiliki predikat ganas ditambah memiliki penyerang mematikan haus gol seperti David da Silva nyatanya urung membuat pelatih Djadjang Nurdjaman puas dengan performa Persebaya Surabaya. Ia pun memberi sorotan khusus untuk kinerja lini depan jelang menghadapi Bhayangkara FC, Senin (26/11/2018). 

Hingga saat ini Persebaya Surabaya telah mengemas 58 gol dari 31 pertandingan Liga 1 musim ini. Meski begitu, Djanur tak ingin berpuas diri, apalagi yang bakal jadi lawan selanjutnya adalah Bhayangkara FC. Menurutnya, skuat asuhan Simon McMenemy itu adalah salah satu tim tangguh yang punya riwayat juara yang bisa jadi sulit untuk ditaklukkan meski tak bermain di kandang sekalipun.

Untuk mengantisipasi kebuntuan di lini pertahanan Bhayangkara FC, mantan pelatih Persib Bandung itu pun fokus melatih ketajaman lini depan Persebaya Surabaya dengan latihan shoot on target. Seperti dikutip dari persebaya.id setidaknya ada sebanyak 460 kali percobaan shoot on target yang dilakukan penggawa Bajul Ijo. Dari jumlah itu ada sebanyak 260 tembakan yang tak tepat sasaran.

Semenjak Djanur bergabung, Persebaya telah mencetak 27 gol dari 11 pertandingan. Dari 106 tendangan, hanya 64 yang terarah ke gawang lawan. Djanur menilai catatan itu masih kurang.

''Hari ini kami lebih banyak mengasah penyelesaian akhir. Walaupun kami disebut-sebut sebagai tim yang produktif. Tapi saya harus memoles finishing touch. Karena kunci kemenangan ada disitu (gol),'' jelas Djanur.

Dia tetap ingin David da Silva yang menjadi top skor sementara dengan 20 gol dan Osvaldo Haay yang mencatatkan delapan gol lebih efektif menyelesaikan setiap peluang.

''Tetap harus di-drill kemampuan penyelesaian akhirnya. Masih ada peluang-peluang yang terbuang,'' beber Djanur.

Pelatih asal Majalengka itu juga bersyukur dengan semakin membaiknya kondisi Rendi Irwan. Namun, dia tetap menyiapkan sejumlah opsi untuk mengantisipasi.

''Kami mungkin akan tetap dengan komposisi awal. Tetapi saya masih belum bisa memutuskan apakah dia akan main dari awal atau dari bangku cadangan,'' jelas Djanur.

Sementara itu, David da Silva menegaskan pelatih meminta pemain untuk fokus dalam penyelesaian akhir. Dia juga siap mengikuti intruksi Djanur agar dirinya dan pemain lain tampil efektif menyelesaikan setiap peluang yang tercipta.

''Hari ini sesi latihan yang tepat untuk menghadapi lawan berikutnya. Pelatih meminta kami lebih efektif di finishing,'' ungkap pemain asal Brasil ini.

''Kami harus bekerja keras karena laga besok sangat penting. Saya tidak memikirkan Bhayangkara FC. Saya fokus kepada tim sendiri untuk mengamankan tiga poin. Kami ingin mengangkat posisi Persebaya lebih baik dari pekan lalu,'' tegas David da Silva.

Berita Terkait

Berita Terkini