Liga jerman 24 Oktober 2026
VfB Stuttgart 2
Borussia Monchengladbach 3
Liga italia 24 Oktober 2026
Torino 3
Monza 2
Liga prancis 24 Oktober 2026
Brest 1
Nice 2
Liga inggris 24 Oktober 2026
Ipswich 1
Nottingham Forest 1
Liga spanyol 24 Oktober 2026
Alaves 1
Malaga 1
Liga spanyol 22 Oktober 2026
Levante 3
Athletic Club 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Club Brugge KV 3
Lens 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Betis 1
Feyenoord 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Real Madrid 4
RB Leipzig 1
Liga champions 22 Oktober 2026
Inter Milan 1
Shakhtar Donetsk 0
Liga champions 22 Oktober 2026
Sporting CP 2
Lask Linz 3
Liga champions 22 Oktober 2026
Bayern Munchen 2
Arsenal 2
Liga champions 22 Oktober 2026
Aston Villa 3
Viking 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Persik Kediri 2
PSS Sleman 1
Liga indonesia 22 Oktober 2026
PSM Makassar 1
Persebaya Surabaya 0
Liga indonesia 22 Oktober 2026
Madura United 1
Persib Bandung 0
Liga champions 21 Oktober 2026
AS Roma 4
Slovan Bratislava 0
Liga champions 21 Oktober 2026
Napoli 4
Bodo/Glimt 3
Liga champions 21 Oktober 2026
FC Porto 0
PSV Eindhoven 1
Liga champions 21 Oktober 2026
VfB Stuttgart 1
Atletico Madrid 1
Liga champions 21 Oktober 2026
PSG 4
Barcelona 2
Liga champions 21 Oktober 2026
Man City 5
AEK Athens FC 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Liverpool 4
Villarreal 3
Liga indonesia 21 Oktober 2026
Bali United 5
Garudayaksa 0
Liga indonesia 21 Oktober 2026
Persija 5
Arema FC 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Como 4
Man United 1
Liga champions 21 Oktober 2026
Lille 2
Galatasaray 4
Liga italia 20 Oktober 2026
Parma 0
Torino 3
Liga inggris 20 Oktober 2026
Tottenham 3
Coventry 1
Liga spanyol 20 Oktober 2026
Getafe 1
Rayo Vallecano 1
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Isenmulang FC 1
Java United 1
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Dewa United 2
Persijap 0
Liga indonesia 20 Oktober 2026
Bhayangkara FC 1
PSIM Yogyakarta 0
Liga champions 20 Oktober 2026
Sabah FA 1
Borussia Dortmund 2
Liga champions 20 Oktober 2026
Fenerbahce 2
Slavia Praha 2
Liga italia 19 Oktober 2026
Juventus 0
Lazio 3
Liga prancis 19 Oktober 2026
Lyon 2
Nice 1
Liga spanyol 19 Oktober 2026
Real Madrid 4
Sevilla 1
Liga italia 19 Oktober 2026
Monza 4
Cagliari 0

Kisah Carlos Tevez Jadi Pelatih, Blak-blakan Sebut Pemainnya Tak Tahu Cara Berhitung

Carlos Tevez kini menjadi seorang pelatih. Dirinya terkejut karena pemainnya ada yang tidak tahu cara menambah dan mengurangi

Irwan Febri BolaTimes.com
Selasa, 17 Oktober 2023 | 21:00 WIB
Kisah Carlos Tevez Jadi Pelatih, Blak-blakan Sebut Pemainnya Tak Tahu Cara Berhitung

Kisah Carlos Tevez Jadi Pelatih, Blak-blakan Sebut Pemainnya Tak Tahu Cara Berhitung

bolatimes.com - Menguak kisah Carlos Tevez, pemain legendaris Argentina yang kini jadi pelatih dan baru-baru ini menyebut anak asuhnya di klub Independiente tak bisa berhitung.

Bagi penikmat sepak bola era 2000 an, nama Carlos Tevez dikenal sebagai penyerang mematikan yang pernah dimiliki oleh Argentina.

Pria yang kini telah berusia 39 tahun tersebut pernah bermain bagi tim-tim kenamaan, baik di Amerika Selatan, Eropa, bahkan Asia.

Tercatat, Tevez pernah bermain di Boca Juniors, Corinthians, West Ham United, Manchester United, Manchester City, Juventus, dan Shanghai Shenhua.

Selain dikenal karena kiprahnya bersama klub-klub top, Tevez juga dikenal berkat perangai atau sikapnya di luar lapangan yang penuh kontroversi.

Salah satu kontroversi yang paling diingat adalah kala dirinya mengejek mantan pelatihnya, Sir Alex Ferguson, usai menyeberang dari Manchester United ke Manchester City pada 2009.

Ejekan itu dibuatnya kala Manchester City juara Liga Inggris pada 2012. Saat parade juara, Tevez mengangkat poster bertuliskan ‘RIP Fergie’.

Dari ejekan itu, nama Tevez jadi ‘Public Enemy’ pendukung Manchester United, kendati dirinya termasuk satu pemain yang membawa kesuksesan bagi tim berjuluk The Red Devils itu.

Tak cukup sampai di situ, Tevez juga membuat sederet kontroversi lainnya semasa masih aktif bermain. Bahkan kontroversi-kontroversi ini berlanjut saat dirinya menjadi pelatih seperti saat ini.

Kontroversi tersebut adalah keberanian Tevez menyebut anak asuhnya di klub Argentina, Independiente, tak bisa berhitung. Seperti apa kisahnya?

Sekaligus Sindir Kondisi Sosial di Argentina

Dilansir dari Daily Sports, Carlos Tevez secara terang-terangan menyebut sebagian dari anak asuhnya di Independiente tak bisa berhitung.

Dalam pengakuan itu, Tevez menyebutkan bahwa tiga pemainnya tak bisa berhitung, seperti tak tahu cara menambah atau mengurangi angka layaknya anak-anak di tingkat sekolah dasar.

“Saya menjalankan latihan kecepatan yang berhubungan dengan ilmu saraf. Saat para pemain lelah secara fisik, saya meminta mereka menyelesaikan soal matematika, seperti dua tambah dua,” ucap Tevez.

“Tiga pemain di tim kami mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak tahu cara menambah dan mengurangi,” lanjutnya.

Usai membuat pengakuan mengejutkan itu, Tevez kemudian mengaitkannya dengan kemiskinan di Argentina yang menurutnya membuat pemainnya sulit mendapat pendidikan sehingga tak bisa berhitung.

“Ini adalah masalah kemiskinan. Kita bisa membantu anak-anak dengan makanan, kita bisa membantunya dengan banyak cara, tapi pendidikan juga penting,” sindir Tevez.

“Mereka (pemain) harus bisa membela diri sendiri, membaca apa yang mereka tandatangani,” tegas Tevez.

Menyadari kesulitan anak asuhnya itu, Tevez dan klubnya pun mengadakan sebuah proyek dengan menghadirkan guru untuk memberi pendidikan ke pemainnya setelah latihan.

“Kami mengadakan proyek bekerja sama dengan klub untuk membekali pemain dengan guru, dan setelah latihan kami akan belajar selama dua jam,” pungkasnya.

Terlepas dari pernyataannya yang keras dengan mempermalukan anak asuhnya serta menyindir kondisi sosial di Argentina, Tevez punya tujuan baik untuk para pemainnya.

Ia ingin para pemainnya tak tertinggal secara pendidikan sehingga tak bisa dimanipulasi oleh agen maupun klub di dunia sepak bola.

×
Zoomed
TERKINI

MLSC 2026/2027 berekspansi ke tiga kota baru demi menjaring talenta muda pesepak bola putri Indonesia menuju ajang Piala...

boladunia | 15:11 WIB

Simak profil lengkap skuat Timor Leste yang akan menantang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Tim ini diperkuat paduan ...

boladunia | 12:49 WIB

Kapan pertandingan Piala Super Eropa 2025 akan digelar?...

boladunia | 22:40 WIB

Bagi Rafael, kebiasaan ini terasa mengganggu....

boladunia | 22:16 WIB

Ronaldinho, yang bermain untuk Barcelona antara 2003 hingga 2008, memang fenomena....

boladunia | 21:14 WIB