3 Faktor yang Mungkin Bikin Marselino Ferdinan Sulit Gabung Feyenoord

Berkarier di luar negeri tidak semudah yang dikira, apalagi di Belanda

Irwan Febri Rialdi
Senin, 28 November 2022 | 05:00 WIB
Marselino Ferdinan cetak dua gol saat Timnas Indonesia U-19 kalahkan Hong Kong 5-1 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. (Dok. PSSI)

Marselino Ferdinan cetak dua gol saat Timnas Indonesia U-19 kalahkan Hong Kong 5-1 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023. (Dok. PSSI)

Bolatimes.com - Marselino Ferdinand menjadi pesepakbola Indonesia terbaru yang dikabarkan mencuri perhatian klub Eropa. Ia bahkan dirumorkan didekati Feyenoord.

Kabar Marselino Ferdinan dilirik oleh Feyenoord diceritakan oleh Hamdan Hamedan yang memang belum lama ini berkunjung ke markas klub tersebut bersama Dirtek PSSI, Indra Sjafri, serta asisten pelatih Kim Jong-jin.

Nah, kebetulan Marselino Ferdinan belum lama ini juga menjalani TC bersama timnas Indonesia U-20 di Eropa. Garuda Nusantara sempat bermain melawan dua negara kuat, Prancis U-20 dan Slovakia U-20.

Pertandingan tersebut tentunya dipantau juga oleh talent scouting Eropa. Maka dari itu, Hamdan beranggapan bahwa kemungkinan pemandu bakat Feyenoord bisa saja hadir untuk memantau permainan Marselino.

Meski disebut mendapat perhatian dari klub papan atas Belanda tersebut, ada beberapa alasan yang membuat Marselino kemungkinan besar sulit bergabung dengan Feyenoord.

1. Besar Kemungkinan Dicadangkan

Sekali lagi, Marselino bukan pesepakbola pertama asal Indonesia yang dikabarkan bakal merumput di Eropa. Namun, tidak semua pemain punya karier yang bagus.

Ambil contoh Bagus Kahfi yang sempat bergabung dengan Jong Utretch, tapi tak kunjung mendapat kesempatan hingga akhirnya hengkang.

Kemungkinan besar untuk dicadangkan membuat Marselino sebaiknya memikirkan matang-matang tentang kemungkinan bergabung bersama Feyenoord.

2. Perbedaan Level Permainan

Marselino memang dikenal sebagai salah satu pemain muda Indonesia dengan sederet pengalaman mumpuni di level senior, baik di klub maupun Timnas Indonesia.

Akan tetapi, pengalaman-pengalaman tersebut rasanya belum cukup untuk bisa menyamai level permainan di Eropa khususnya Feyenoord.

Sebelum bergabung dengan Feyenoord, ada baiknya jika Marselino lebih dulu menempa pengalamannya di klub luar negeri lain untuk mematangkan pengalaman dan menambah kualitas.

3. Mental dan Kepercayaan Diri

Mentalitas Marselino memang tidak perlu diragukan lagi saat bermain bersama Persebaya Surabaya maupun Timnas Indonesia.

Akan tetapi, hal tersebut belum bisa menjadi jaminan bahwa dirinya bisa hadir dengan tinggal mentalitas dan kepercayaan diri yang sama saat berada di Eropa.

Tentunya, Marselino bisa menempa aspek ini dengan lebih dulu berkarier di klub luar negeri lain yang bisa memberi jaminan bakal menurunkannya secara reguler.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha

Berita Terkait

TERKINI

Los Blancos lolos akan menantang Al Hilal di Piala Dunia Antarklub 2022.
boladunia | 07:56 WIB
Manchester United terhindar dari kekalahan saat jamu Leeds United.
boladunia | 07:19 WIB
Pemain Arsenal saat Arsene Wenger melatih banyak diambil oleh Manchester City.
boladunia | 21:00 WIB
Kamu pilih siapa? Erling Haaland atau Kevin De Bruyne?
boladunia | 20:00 WIB
Victor Osimhen berhasil mematahkan rekor Cristiano Ronaldo di Serie A.
boladunia | 20:00 WIB
Apa itu Samba d'Or, penghargaan yang dimenangkan Neymar sebanyak enam kali.
boladunia | 16:22 WIB
Pep Guardiola sempat menegaskan siap hengkang andai Manchester City tersandung masalah.
boladunia | 15:00 WIB
Georgi Kinkladze memilih tetap setia dengan Manchester City meski harus terdegrasi dari Premier League pada musim 1995/1996.
boladunia | 15:00 WIB
Bagaimana kabar si kembar keturunan Indonesia yang main di Liga Jepang?
boladunia | 13:43 WIB
Ahmet Eyup Turkaslan tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
boladunia | 13:01 WIB
Anak Ronaldinho bernama Joao Mendes kini resmi gabung akademi Barcelona.
boladunia | 12:07 WIB
Piala Dunia U-20 2023 Indonesia akan menerapkan VAR yang berbeda, seperti apa?
boladunia | 11:55 WIB
Joao Mendes merapat ke mantan klub anaknya.
boladunia | 10:13 WIB
Jordi Amat dkk dapat sanjungan dari pemain Zenit.
boladunia | 09:17 WIB
Atsu menghabiskan lima musim di Newcastle sebelum kemudian pergi untuk bermain di Arab Saudi pada 2021.
boladunia | 20:36 WIB
Berikut fakta-fakta pendukung Barcelona jadi calon kuat juara Liga Spanyol musim ini.
boladunia | 16:00 WIB
Jurgen Klopp dihantui kutukan musim ketujuh setelah Liverpool babak belur di Liga Inggris musim 2022/2023.
boladunia | 15:31 WIB
Christian Atsu sempat terjebak di reruntuhan, tapi alhamdulillah dirinya dilaporkan selamat
boladunia | 15:29 WIB
Tampilkan lebih banyak