Boladunia

5 Pelatih dengan Gaji Terendah di Piala Dunia 2022, Ada yang Jauh di Bawah Shin Tae-yong

Inilah lima pelatih dengan gaji terendah di Piala Dunia 2022. Meski begitu, nyatanya dia sukses membawa negara yang dilatihnya ke pentas dunia

Irwan Febri Rialdi

Pelatih Tunisia Jalal Qaderi menghadiri pertandingan sepak bola persahabatan antara Brasil dan Tunisia di Parc des Princes di Paris pada 27 September 2022. (Franck Fife/AFP)
Pelatih Tunisia Jalal Qaderi menghadiri pertandingan sepak bola persahabatan antara Brasil dan Tunisia di Parc des Princes di Paris pada 27 September 2022. (Franck Fife/AFP)

Bolatimes.com - Lima pelatih dengan gaji terendah di Piala Dunia 2022. Ternyata, ada yang nominalnya jauh di bawah pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Piala Dunia 2022 Qatar tinggal hitungan hari untuk digelar, banyak serba-serbi ajang ini yang menarik diketahui termasuk deretan pelatih bergaji rendah.

Nama-nama pelatih mentereng Eropa bertengger di jajaran teratas daftar pelatih bergaji tinggi di Piala Dunia 2022 Qatar.

Hansi Flick menempati peringkat pertama disusul Gareth Southgate dan Didies Deschamps, di belakang trio Eropa ini ada Tite.

Kemudian di peringkat kelima ada sosok Louis van Gaal yang kembali menukangi timnas Belanda, sejumlah nama-nama kondang yang akrab dengan prestasi.

Namun berbicara soal prestasi, setidaknya ada 5 pelatih dengan bayaran rendah tetapi bisa membawa tim asuhan mereka ke putaran final Piala Dunia 2022.

Bahkan nominal gaji yang diterima hanya berada di kisaran ratusan ribu Euro, berbanding sangat jauh dari lima top teratas dengan jutaan euro yang mereka terima.

Lantas siapa saja sosok pelatih dengan bayaran gaji terendah di Piala Dunia 2022? Dilansir dari Complete Sport, berikut ini di antaranya.

1. Jalel Kadri (Tunisia)

Pelatih Tunisia Jalal Qaderi menghadiri pertandingan sepak bola persahabatan antara Brasil dan Tunisia di Parc des Princes di Paris pada 27 September 2022. (Franck Fife/AFP)
Pelatih Tunisia Jalal Qaderi menghadiri pertandingan sepak bola persahabatan antara Brasil dan Tunisia di Parc des Princes di Paris pada 27 September 2022. (Franck Fife/AFP)

Tunisia bisa jadi kuda hitam di Piala Dunia 2022, tergabung dalam Grup D bersama Denmark, Prancis dan Australia, meskipun kekuatan mereka dirasa tak sebanding dengan para raksasa di grup ini.

Menarikya keberhasilan Tunisia lolos ke putaran final tak lepas dari sosok Jalel Kadri, pelatih dengan bayaran 130 ribu euro atau sekitar Rp1,9 miliar per tahun!

Bayaran itu menempatkan Jalel di peringkat ke-30 daftar gaji pelatih di Piala Dunia 2022 Qatar. Gaji itu juga terbilang sangat jauh dibandingkan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang sebesar USD1 juta atau setara Rp15,3 miliar per tahun.

2. Aliou Cisse (Senegal)

Selebrasi Aliou Cisse saat antar Timnas Senegal juara Piala Afrika 2021. (CHARLY TRIBALLEAU / AFP)
Selebrasi Aliou Cisse saat antar Timnas Senegal juara Piala Afrika 2021. (CHARLY TRIBALLEAU / AFP)

Prestasi mentereng di Piala Afrika 2021 tak berdampak signifikan pada nominal gaji Aloou Cisse selaku pelatih timnas Senegal.

Terlebih Cisse sukses membawa Senegal kembali berlaga di Piala Dunia 2022 setelah empat tahun sebelumnya mentas di ajang yang sama di Rusia.

Cisse hanya mendapat bayaran 310 ribu euro atau sekitar Rp4,6 miliar sebagai juru taktik berkelas timnas Senegal.

3. Rigobert Song (Kamerun)

Rigobert Song saat masih memperkuat Timnas Kamerun. (Carl De Souza/AFP)
Rigobert Song saat masih memperkuat Timnas Kamerun. (Carl De Souza/AFP)

Prestasinya belum terlihat jelas, meski berlaga di Piala Dunia 2022 menjadi torehan prestisius tersendiri bagi Rigobert Song.

Nominal gajinya bahkan lebih tinggi dari Aliou Cisse, nominal gaji Song bersama timnas Kamerun mencapai 340 ribu euro atau setara dengan Rp5 miliar.

Kualitas Song akan diuji saat Kamerun berlaga di fase Grup G Piala Dunia 2022 Qatar melawan Swiss, Serbia dan Brasil.

4. Luis Suarez (Kosta Rika)

Pelatih Timnas Kosta Rika, Luis Fernando Suarez, berbicara selama konferensi pers untuk mengumumkan pemain yang dipanggil untuk Piala Dunia Qatar 2022 di San Jose, pada 3 November 2022. (Ezequiel Becerra/AFP)
Pelatih Timnas Kosta Rika, Luis Fernando Suarez, berbicara selama konferensi pers untuk mengumumkan pemain yang dipanggil untuk Piala Dunia Qatar 2022 di San Jose, pada 3 November 2022. (Ezequiel Becerra/AFP)

Kosta Rika berada di Grup E Piala Dunia 2022, tergabung bersama Jepang, Spanyol dan Jerman, tentu bukan tim yang mudah.

Kualitas Luis Suarez sebagai pelatih yang membawa Kosta Rika sukses melaju ke putaran final Piala Dunia 2022 Qatar.

Meskipun hanya bergaji 350 ribu euro atau sekitar Rp5,2 miliar, nominal ini di atas gaji milik Aliou Cisse dan Rigobert Song.

5. Rob Page (Wales)

Pelatih kepala Wales, Rob Page, merayakan kemenangannya atas Ukraina dalam laga kualifikasi final play-off Piala Dunia FIFA 2022 di Stadion Cardiff City di Cardiff, Wales selatan, pada 5 Juni 2022. (Paul Ellis/AFP)
Pelatih kepala Wales, Rob Page, merayakan kemenangannya atas Ukraina dalam laga kualifikasi final play-off Piala Dunia FIFA 2022 di Stadion Cardiff City di Cardiff, Wales selatan, pada 5 Juni 2022. (Paul Ellis/AFP)

Rob Page mencatat sejarah sebagai pelatih yang sukses membawa Wales kembali berlaga di Piala Dunia 
setelah 64 tahun absen.

Ujian untuk Rob Page pun tak berhenti sampai di situ, Wales tergabung dalam Grup B Piala Dunia 2022 bersama Iran, Amerika Serikat dan Inggris.

Pekerjaan besar yang dirasa tak sebanding dengan gajinya, Rob Page hanya dihargai 380 ribu euro atau sekitar Rp5,9 miliar.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini