Boladunia

Vietnam Mulai Gunakan VAR untuk Liga Lokal dan Ikut Kalender Kompetisi Eropa, Indonesia Kapan?

Liga Vietnam serius menerapkan teknologi VAR di masa depan.

Gagah Radhitya Widiaseno

Wasit di Bandung Premier League menggunakan VAR. (Instagram/@Bandungpremierleague).
Wasit di Bandung Premier League menggunakan VAR. (Instagram/@Bandungpremierleague).

Bolatimes.com - Vietnam mulai menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di liga lokal mereka dan mengikuti kalender kompetisi Eropa di musim 2023-2024 mendatang.

Vietnam memang tak mau hanya sekadar omong kosong belaka. Asosiasi Sepak Bola Vietnam (VFF) siap menggunakan teknologi canggih tersebut untuk kompetisi di negaranya.

Mereka mulai berpikir dengan teknologi VAR, pastinya keputusan wasit yang kontroversial akan bisa diminimalisir.

Mereka ( VFF dan juga operator Liga Vietnam) pun menggandeng FIFA untuk merealisasikan penggunaan teknologi VAR ini.

Dilansir dari The Thao 247, perwakilan FIFA menggelar pertemuan dengan VFF dan operator Liga Vietnam pada 10-11 Oktober 2022. Tentunya pertemuan ini membahas seputaran penggunaan teknologi VAR di Liga Vietnam.

"Ini adalah pertemuan untuk mengevaluasi kembali apa yang telah berubah dalam pekerjaan proyek VAR tiga tahun lalu. Pertemuan ini bertujuan membahas tentang proyek VAR, dimana FIFA ingin mendengar rencana dari perwakilan VFF dan operator Liga Vietnam," kata seorang anggota yang menghadiri pertemuan tersebut.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah komite wasit yang bertanggung jawab atas VAR untuk membahas pelatihan.

Diharapkan wasit bisa paham tentang teknologi VAR dan bagaimana diterapkan di atas lapangan.

Dalam rapat tersebut, disebutkan kalau VAR akan mulai diterapkan di Liga Vietnam mulau 2023-2024 mendatang.

Ternyata tak cuma pembahasan VAR saja. Pertemuan tersebut juga membahas kalau Liga Vietnam akan mengikuti kalender kompetisi Eropa.

Liga Vietnam musim 2023-2024 dijadwalkan akan dimulai pada November 2023 dan berakhir pada Juni 2024.

Jika Liga Vietnam sudah memulai penerapan VAR, apakah nantinya Indonesia juga akan menyusul. Mengingat kedua negara ini sama-sama berada di kawasan ASEAN.

Apalagi di Liga Indonesia tersendiri, tak sedikit keputusan kontroversial wasit kerap terjadi.

Berita Terkait

Berita Terkini