Boladunia

India Dibekukan FIFA, Vietnam Cari Rival Pengganti untuk FIFA Matchday September 2022

Vietnam batal lawan India.

Husna Rahmayunita

Potret pemain Timnas Vietnam usai kalahkan Malaysia 3-0 di Piala AFF 2020. (Instagram/affsuzukicup)
Potret pemain Timnas Vietnam usai kalahkan Malaysia 3-0 di Piala AFF 2020. (Instagram/affsuzukicup)

Bolatimes.com - Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) turut terdampak keputusan FIFA yang membekukan hak administratif Federasi Sepak Bola India  (AIFF).

Sebab, rencananya Vietnam akan menghadapi India di FIFA Matchday pada September 2022 mendatang.

Diketahui, sebelum ada keputusan dari FIFA, Vietnam telah menyiapkan dua laga uji coba lawan India dan Singapura saat FIFA Matchday September mendatang.

Sesuai jadwal, turnamen tersebut akan digelar pada 21-27 September di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh City.

Tetapi, kabar terbaru menyebut India ditangguhkan karena melanggar statuta FIFA. Keputusan itu sontak membuat Vietnam tak bisa bertanding lawan India.

"Keputusan ini membuat timnas India tidak bisa mengikuti turnamen sepak bola internasional yang diselenggarakan VFF pada September mendatang," tulis VFF dikutip Selasa (16?8/2022).

Buntutnya, VFF pun menjadi rival lain untuk menggantikan India sebagai persiapan menghadapi Piala AFF 2022. Diterangkan pihak VFF menjalin komunikasi dengan tim-tim Asia lainnya supaya bisa ikut FIFA Matchday.

"VFF menghubungi sejumlah federasi sepak bola di Asia untuk mengundang tim lain pengganti India," sambung VFF.

Federasi Sepak Bola India Dibekukan

Federasi sepak bola India (AIFF) resmi dibekukan oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Keputusan ini diumumkan, Selasa (16/8/2022).

FIFA mengambil langkah tegas dengan membekukan hak administratif AIFF lantaran adanya intervensi dari pihak ketiga saat proses pemilihan ketua umum federasi.

Mengutip Antara, FIFA menyebut AIFF telah melakukan "pelanggaran serius terhadap Statuta FIFA". Adapun Statuta FIFA mengatur setiap anggota federasi harus terbebas dari pengaruh politik dan hukum dari negara mereka.

"Sanksi akan dicabut apabila telah ada perintah untuk membentuk komite administrator untuk mengambil alih kekuasaan Komite Eksekutif AIFF telah dicabut dan administrasi AIFF mendapatkan kembali kendali penuh atas urusan sehari-hari AIFF," demikian pernyataan resmi FIFA.

Berita Terkait

Berita Terkini