Boladunia

Jadi Pelatih Anyar, Murid Arsene Wenger Tak Sabar Tukangi Timnas Singapura

Murid Arsene Wenger jadi pelatih baru Timnas Singapura.

Husna Rahmayunita | Arif Budi Setyanto

Pelatih baru timnas Singapura, Takayuki Nishigaya. (Dok. JFA)
Pelatih baru timnas Singapura, Takayuki Nishigaya. (Dok. JFA)

Bolatimes.com - Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS) resmi menunjuk murid Arsene Wenger Takayuki Nishigaya sebagai pelatih baru untuk Timnas Singapura.

Takayuki Nishigaya akan menggantikan tugas Tatsuma Yoshida sebagai pelatih Timnas Singapura. Hal itu diumumkan FAS, Senin (25/4/2022).

Didapuk menjadi juru taktik anyar, Takayuki Nishigaya merasa terkesan. Ia pun mengaku siap menjalankan tugasnya menukangi tim berjuluk The Lions.

"Sebuah kehormatan besar bagi saya menjadi pelatih baru timnas Singapura dan saya sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan FAS kepada saya," ujar Nishigaya seperti dikutip dari lamana FAS.

"Saya sadar tekanan besar yang datang bersamaan dengan posisi ini, dan saya tidak sabar untuk mengemban tanggung jawab ini," imbuhnya.

Untuk menahkodai Timnas Singapura, Nishigaya tak akan bekerja sendirian. Ia akan dibantu oleh Nazri Nasir asisten pelatih yang merupakan juru taktik Timnas Singapura U-23.

Lalu, ada Koichiro Iizuka sebagai analis. Ketiganya akan bekerja sama memajukan Timnas Singapura.

Takayuki Nishigaya merupakan pelatih yang punya banyak pengalaman. Ia juga sempat menjadi asisten di klub Pratama Arhan, Tokyo Verdy.

Melansir dari data transfermarkt, Takayuki Nishigaya menjadi asisten Tokyo Verdy pada 2004 hingga 2010. Sebelum menjadi pelatih The Lions, ia juga malang melintang di klub Jepang.

Misalnya menjadi asisten di Tsukuba University, Chukto University, Albirex Niigata, Mito HollyHock, dan Matsumoto Yamaga. Ia juga pernah menjadi pelatih SC Sagamihara dan tim U-18 Yamaga.

Menariknya Takayuki Nishigaya adalah mantan anak didik Arsene Wenger. Hal itu saat ia masih menjadi pemain profesional untuk Nagoya Grampus pada tahun 1996 hingga 1998.

Pasalnya, Arsene Wenger sendiri pernah menangani Nagoya Grampus sebelum ke Arsenal. Pria yang kini menjabat di FIFA, menangani Nagoya Grampus pada 1995 hingga 1996.

Berita Terkait

Berita Terkini