Boladunia

Momen Mohamed Salah Diminta Jadi Wasit di Laga Final Piala Afrika 2021

Mo Salah protes ke wasit Victor Gomes.

Husna Rahmayunita

Mohamed Salah adu mulut dengan wasit Victor Gomes saat Senegal vs Mesir final Piala Afrika 2021. (AFP/Charly Tribbaleau)
Mohamed Salah adu mulut dengan wasit Victor Gomes saat Senegal vs Mesir final Piala Afrika 2021. (AFP/Charly Tribbaleau)

Bolatimes.com - Pertandingan final Piala Afrika 2021 antara Timnas Senegal versus Mesir turut diwarnai momen menarik ketika Mohamed Salah diminta untuk menjadi wasit.

Momen Mohamed Salah diminta menjadi wasit ini tepatnya terjadi pada pertengahan babak pertama final Piala Afrika 2021.

Peristiwa ini terjadi ketika Mohamed Salah memprotes keputusan wasit yang memimpin pertandingan final Piala Afrika 2021, Victor Gomes.

Namun, wasit justru memberikan bantahan kepada Salah dengan cara meminta penyerang Liverpool itu untuk menggantikan tugasnya sebagai pengadil.

“Apakah Anda ini menjadi wasit pada laga ini? Tidak? Kalau begitu pergilah,” kata Gomes seraya menyodorkan kartu kuning dan peluitnya kepada Mo Salah.

Setelah momen ini terjadi, Mohamed Salah memilih untuk menyingkir dan menerima keputusan wasit meski sempat melancarkan protes.

Sayangnya, Mohamed Salah gagal mempersembahkan trofi Piala Afrika 2021 setelah tumbang dari Senegal.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stade Omnisport Paul Biya, Senin (7/2/2022) dini hari WIB itu harus dilanjutkan hingga babak adu penalti.

Sebab, Senegal dan Mesir bermain sama kuat selama 2x45 menit. Gol penentu kemenangan juga tak muncul saat laga dilanjutkan lewat babak tambahan waktu selama 2x15 menit.

Pada babak tos-tosan, timnas Senegal sukses memaksa Mesir gigit jari setelah menang dengan skor 4-2.

Mohamed Salah yang menjadi pemain bintang timnas Mesir pada laga ini tak mendapatkan jatah menendang.

Sebab, Mo Salah menjadi penendang kelima bagi timnas Mesir. Namun, akhirnya pemenang ini sudah ditentukan lewat penendang keempat.

Senegal sukses mengkonversi empat kesempatan penalti, sedangkan Mesir hanya mampu berhasil dua kali dari empat kesempatan.

Kontributor: Muh Adif Setyawan

Berita Terkait

Berita Terkini