Boladunia

Gara-gara Main Kasar, Timnas Vietnam Kena Denda FIFA Rp92 Juta

Timnas Vietnam main kasar saat tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Rauhanda Riyantama | Arif Budi Setyanto

Potret pemain Timnas Vietnam usai kalahkan Malaysia 3-0 di Piala AFF 2020. (Instagram/affsuzukicup)
Potret pemain Timnas Vietnam usai kalahkan Malaysia 3-0 di Piala AFF 2020. (Instagram/affsuzukicup)

Bolatimes.com - Timnas Vietnam baru-baru ini dijatuhi hukuman denda oleh FIFA. Penyebabnya, tim besutan Park Hang-seo itu main kasar saat tampil di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Saat ini Vietnam sama sekali belum meraih satu poin pun di Kualifikasi Piala Dunia 2022 babak ketiga. Dalam enam pertandingan yang sudah dilakoni, tim asuhan Park Hang-seo selalu mengalami kekalahan.

Tidak hanya itu, timnas Vietnam juga menjadi lumbung gol lawan-lawannya. Hal itu membuat The Golden Star Warriors harus terpuruk di dasar klasemen.

Kabar terbaru saat ini Vietnam juga mendapatkan hukuman besar karena tampil kasar terhadap lawannya, khususnya ketika menghadapi Arab Saudi pada November 2021 lalu.

Dilansir dari laporan Vietnamplus pada Selasa (11/1/2022) dalam pertandingan itu, timnas Vietnam melakukan 17 pelanggaran dan berbuah enam kali kartu kuning.

Nah, dari aturan regulasi FIFA menyebutkan tim akan menerima hukuman jika mendapatkan lima atau lebih kartu kuning dalam sebuah pertandingan.

Merujuk aturan itu, maka anak asuh Park Hang-seo melanggar. Maka dari itu, FIFA memberikan hukuman denda sebesar 6 ribu franc Swiss (sekitar Rp92 juta).

Sementara itu, Vietnam kini sudah dinyatakan tidak bisa lolos dari Kualifikasi Piala Dunia 2022. Namun, mereka masih memiliki empat pertandingan tersisa.

Hal itu sendiri akan dimanfaatkan anak asuh Park Hang-seo untuk bermain lepas. Apalagi baru-baru ini mereka mengalami kegagalan di Piala AFF 2020.

Melihat jadwal yang adam Timnas Vietnam bakal menghadapi Australia pada 27 Januari 2022, kemudian akan menjamu China pada 1 Februari 2022. The Golden Star Warriors lantas akan menghadapi Oman dan Jepang ketika jeda internasional pada Maret 2022.

Berita Terkait

Berita Terkini