Boladunia

Kena Comeback Juventus, Mourinho Sebut Mental Pemain AS Roma Lemah

Mourinho marah besar kepada pemainnya usai dikalahkan Juventus.

Rauhanda Riyantama

Sempat unggul 3-1, AS Roma justru kalah dari Juventus dengan skor akhir 3-4 di laga lanjutan Serie A di Stadion Olimpico, Senin (10/1/2022) dini hari WIB. (AFP)
Sempat unggul 3-1, AS Roma justru kalah dari Juventus dengan skor akhir 3-4 di laga lanjutan Serie A di Stadion Olimpico, Senin (10/1/2022) dini hari WIB. (AFP)

Bolatimes.com - Jose Mourinho marah betul setelah AS Roma kena comeback Juventus hingga berakhir kalah dengan skor 3-4 pada laga pekan ke-21 Liga Italia, Senin (10/1/2022) dini hari WIB. Ia dengan tegas menyebut mental pemainnya lemah.

Duel AS Roma vs Juventus tersaji di Stadion Olimpico. Giallorossi sempat unggul lebih dulu dan menguasai laga sebelum bencana terjadi setelah laga berjalan 70 menit.

Roma mencetak gol lebih dulu lewat Tammy Abraham pada menit ke-11, sebelum disamakan Paulo Dybala tujuh menit berselang. Mereka kemudian balik unggul menjadi 3-1 lewa gol Henrikh Mkhitaryan dan Lorenzo Pellegrini.

Tapi entah apa yang terjadi pada mental anak-anak asuhan pelatih Jose Mourinho, mereka mendadak melempem setelah permainan masuk menit 70. Hanya dalam tempo enam menit, Juventus mampu membalikkan keadaan di mana mereka mencetak tiga gol.

Gol-gol comeback itu diawali oleh aksi Manuel Locatelli yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-70. Kemudian disusul Dejan Kulusevski (72'), dan Mattia De Sciglio lima menit berselang.

Drama tak berakhir sampai disitu. AS Roma memiliki kans untuk menyamakan kedudukan setelah dihadiahi penalti pada menit ke-83, tetapi Lorenzo Pellegrini selaku eksekutor justru menyia-nyiakan peluang emas. Skor 3-4 berakhir untuk kemenangan Juventus.

"Kami bermain sangat bagus selama 70 menit, lalu ada keruntuhan psikologis. Ketika skor 3-2, itu membunuh kami," kata Jose Mourinho dikutip dari Football-Italia, Senin (10/1/2022).

Mourinho tak menyangkal bahwa keputusannya menarik keluar Felix Afena-Gyan untuk digantikan Eldor Shomurodov pada menit ke-71 adalah hal yang salah. Juventus terbukti bangkit setelahnya.

"Karena Felix memiliki permainan yang luar biasa, yang diakhiri dengan sprint melawan Cuadrado. Saya menariknya keluar dan penggantinya membuat semuanya salah," tutur Mourinho.

“Ketika kami membiarkan mereka kembali ke permainan usai membuat skor menjadi 3-2, tim dengan mentalitas yang kuat seperti Juventus, karakter yang kuat. Ketakutan muncul,'' tegasnya.

"Kompleks psikologis. Bagi saya, saat skor 3-2 itu tak masalah, tapi jadi soal untuk pemain, untuk tim saya,'' ujar Mourinho.

Dengan hasil ini, Juventus naik ke peringkat kelima klasemen sementara Liga Italia dengan 38 poin dari 21 laga. Sementara AS Roma tercecer di peringkat delapan dengan 32 poin hasil dua kali kalah beruntun.

(Arief Apriadi)

Berita Terkait

Berita Terkini