Boladunia

Ramai, Media Thailand dan China Sebut Vietnam Pecat Park Hang-seo

Beredar kabar Vietnam pecat Park Hang-seo.

Rauhanda Riyantama

Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo. [Haitham AL-SHUKAIRI / AFP]
Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo. [Haitham AL-SHUKAIRI / AFP]

Bolatimes.com - Berakhirnya gelaran Piala AFF 2020 menghadirkan beberapa kabar mengejutkan, terutama dari Vietnam. Beredar laporan bahwa pelatih kepala tim berjuluk The Golden Stars itu, Park Hang-seo mundur dari jabatannya.

Laporan ini diawali dari media China yang menyebut Vietnam dalam gejolak besar menyusul kegagalan The Golden Stars di Piala AFF 2020 yang membuat Presiden Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) Le Khanh Hai mengundurkan diri.

Media tersebut juga mengklaim bahwa mundurnya Le Khanh Hai juga diikuti oleh Park Hang-seo akibat tekanan dari para penggemar Vietnam.

“Sepak bola Vietnam tengah mengalami gejolak besar. Pertama-tama, Presiden Federasi Sepak Bola Vietnam baru saja mundur," tulis 163.com dikutip dari The Thao 247.

"Di sisi lain, pelatih Korea Park Hang-seo yang sebelumnya dikenal sebagai dewa negara, Vietnam juga menghadapi perubahan besar.”

"Dilaporkan bahwa banyak asistennya telah meninggalkan tim, dan Tuan Park sendiri juga kemungkinan akan meninggalkan tim alih-alih memperpanjang kontraknya hingga Januari 2023," imbuh media tersebut.

Dari kabar tersebut, media Thailand yakni Matichon juga mengabarkan mundurnya Park Hang-seo dari kursi kepelatihan Vietnam.

“Park Hang-seo saat ini sedang dalam proses mempertimbangkan apakah akan terus memimpin tim Vietnam atau tidak, atau akan mengundurkan diri untuk bertanggung jawab atas kegagalan kedua gol (Thailand) tersebut. Sebelum itu, dua asisten pelatih asal Korea itu juga pergi satu per satu,'' tulis media Matichon.

Pelatih Timnas Vietnam U-22, Park Hang-seo (kanan) melakukan protes ketika dirinya mendapat kartu merah saat laga final cabang olahraga sepakbola SEA Games 2019 kontra Timnas Indonesia U-22 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019) malam WIB. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]
Pelatih Timnas Vietnam U-22, Park Hang-seo (kanan) melakukan protes ketika dirinya mendapat kartu merah saat laga final cabang olahraga sepakbola SEA Games 2019 kontra Timnas Indonesia U-22 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Filipina, Selasa (10/12/2019) malam WIB. [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Tak Terbukti

Kabar pemecatan yang dikabarkan media China dan Thailand sendiri membuat The Thao 247 pasang badan dan membantah kabar tersebut.

Dalam artikelnya, The Thao 247 menyebut pemberitaan tersebut sebagai Psywar dari China yang akan berhadapan dengan Vietnam di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia pada 1 Februari 2022.

Bahkan dalam artikel tersebut, The Thao 247 menyebut masyarakat China banyak yang menonton Piala AFF 2020 karena Vietnam akan menjadi lawan tanding mereka.

Di Piala AFF 2020 sendiri Vietnam bisa dikatakan gagal total karena hanya mencapai babak semifinal. Padahal, The Golden Stars menjadi unggulan pertama sebelum ajang tersebut dimulai.

Vietnam berpartisipasi di Piala AFF 2020 dengan status juara bertahan sekaligus tim terbaik di Asia Tenggara saat ini.

Meski demikian, predikat tersebut nyatanya tak membuat Vietnam bisa berbicara banyak di Piala AFF 2020 karena hanya mencapai babak semifinal usai dikalahkan Thailand dengan agregat 0-2.

Bahkan di fase grup, Vietnam harus menerima finis sebagai Runner Up grup B usai kalah selisih gol dari Timnas Indonesia selaku juara grup.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

Berita Terkait

Berita Terkini