Boladunia

Legenda Man United Minta Solskjaer Jangan Dipecat Dulu, Ini Alasannya

Solskjaer santer bakal dipecat menyusul hasil buruk Manchester United.

Rauhanda Riyantama

Pelatih Ole Gunnar Solskjaer saat memberikan instruksi di laga Manchester United kontra Arsenal, Selasa (1/10/2019). [PAUL ELLIS / AFP]
Pelatih Ole Gunnar Solskjaer saat memberikan instruksi di laga Manchester United kontra Arsenal, Selasa (1/10/2019). [PAUL ELLIS / AFP]

Bolatimes.com - Legenda Manchester United, Bryan Robson, akhirnya angkat bicara soal situasi Ole Gunnar Solskjaer yang ramai bakal segera dipecat. Ia menilai Solskjaer masih layak diberi kesempatan.

Isu Solskjaer dipecat menyeruak setelah Manchester City tampil buruk di awal musim ini. Puncaknya terjadi saat Setan Merah dibantai Liverpool 0-5 dalam lanjuta Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (25/10/2021).

Kekalahan dari rival berat di Liga Inggris itu membuat banyak fans Setan Merah hilang kesabaran lantaran Man United sejauh ini tampil buruk di awal musim.

"Ini bukan waktunya untuk memecat Ole. Saya percaya dia akan mempertahankan pekerjaannya,” kata Bryan Robson, seperti dilansir Metro.

“Sangat mudah untuk menuntut manajer untuk bertanggung jawab atas kekalahan yang menyakitkan. Namun, perubahan sekarang menyebabkan lebih banyak pergolakan,” tambahnya.

Pendapat Bryan Robson didasari dari rekam jejak pelatih Manchester United sebelum Ole Gunnar Solskjaer yang juga belum berhasil membangkitkan kejayaan tim.

Bryan juga mengatakan saat ini belum ada sosok yang tepat untuk menggantikan Solskjaer di MU. Dia tak melihat ada pelatih yang ideal untuk menukangi tim dalam periode saat ini.

“Saya tidak yakin ada kandidat yang bisa membuat perbedaan signifikan tanpa menimbulkan gangguan besar lagi,” kata Bryan.

“Kami harus menerima bahwa Liverpool, Chelsea, dan Manchester City masih jauh di depan kami. Kesenjangan itu, bagi saya, akan tertutup jika kita mengubah sistem,” tambahnya.

Solskjaer hingga saat ini belum memenangi trofi untuk Manchester United sejak menduduki kursi pelatih pada Desember 2018.

Musim ini, Manchester United memboyong nama-nama besar seperti Raphael Varane, Jadon Sancho, dan Cristiano Ronaldo. Hasil buruk pun membuat tekanan di pundak pelatih asal Norwegia itu kian berat.

(Aulia Ivanka Rahmana)

Berita Terkait

Berita Terkini