Boladunia

Satu Sifat Ini Bikin Manchester United Mikir-mikir Rekrut Antonio Conte

Manchester United sempat batal menunjuk Conte jadi pelatih pada 2018 silam.

Arif Budi Setyanto

Ekspresi pelatih Inter, Antonio Conte usai timnya sukses mempermalukan tuan rumah Sampdoria, Minggu (29/9/2019). Hingga pekan keenam Serie A, Inter urung terkalahkan. [@inter / Instagram]
Ekspresi pelatih Inter, Antonio Conte usai timnya sukses mempermalukan tuan rumah Sampdoria, Minggu (29/9/2019). Hingga pekan keenam Serie A, Inter urung terkalahkan. [@inter / Instagram]

Bolatimes.com - Manchester United masih mempertimbangkan apakah Antonio Conte adalah sosok yang tepat sebagai pengganti Ole Gunnar Solskjaer. Sebelumnya direksi Setan Merah pernah menolak untuk mempekerjakan pelatih asal Italia tersebut karena sifat agresifnya.

Pada 2018 silam, Antonio Conte sempat menjadi sosok yang akan menggantikan Jose Mouriho di Manchester United. Kabar itu ternyata tidak terealisasi karena Ole Gunnar Solskjaer lah yang diangkat sebagai manajer.

Dinukil dari laporan The Sun, bukan tanpa alasan pihak The Red Devils enggan menunjuk Conte. Sebab, dia disebut hanya akan menjadi solusi jangka pendek.

Hal itu merujuk sifat Conte yang agresif dan kerap bersitegang dengan manajemen klub hingga para pemain.

Misalnya ketika di Chelsea dia sempat bentrok dengan direksi klub. Bahkan pelatih berpaspor Italia ini perang dingin dengan Diego Costa dan Willian.

Setelah itu, Conte sempat menangani Inter Milan selama dua musim. Meski berprestasi karena mempersembahkan Scudetto Italia, pelatih berusia 52 tahun ini meninggalkan klub karena perbedaan pendapat dengan manajemen soal transfer klub.

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte. (GIOVANNI ISOLINO / AFP)
Pelatih Inter Milan, Antonio Conte. (GIOVANNI ISOLINO / AFP)

Pasalnya kala itu, Inter membiarkan dua bintang mereka, yaitu Romelu Lukaku dan Achraf Hakimi pergi.

Dengan riwayat Conte yang sering bentrok dengan manajemen klub, Manchester United masih mikir-mikir untuk merekrutnya.

Kendati demikian, prestasi Conte sebagai juru taktik tak bisa dipandang sebelah mata. Misal di Inggris, dia sudah tak asing lagi karena sudah pernah membawa The Blues meraih juara liga serta Piala FA.

Nah, kini dengan kondisi Manchester United yang carut marut di bawah kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer, muncul kabar bahwa Conte menjadi salah satu kandidat pengganti.

Akankah manajemen Setan Merah mengambil risiko untuk merekrut Conte, meski dia punya riwayat yang buruk dengan dewan direski, walau bisa berprestasi.

Berita Terkait

Berita Terkini