Boladunia

Sombong Klubnya Dibeli Pangeran Arab, Pemain Newcastle United Dihujat

Cuitan Paul Dummet jadi bulan-bulanan.

Husna Rahmayunita

Pemain Newcastle Paul Dummet berebut bola dengan pemain Man. City Kevin De Bruyne [Reuters/Lee Smith]
Pemain Newcastle Paul Dummet berebut bola dengan pemain Man. City Kevin De Bruyne [Reuters/Lee Smith]

Bolatimes.com - Euforia Newcastle United diakuisisi oleh Putra Raja Salman, Mohammed Bin Salman turut dirasakan oleh seorang pemainnya, Paul Dummett.

Paul Dummett nampak senang klubnya punya pemilik baru. Sayangnya, respons bek berusia 19 tahun itu justru dibanjiri komentar sinis.

Betapa tidak, Paul Dummett terlihat menunjukkan sikap jumawa. Di tengah ramainya kabar Newcastle United dibeli Pangeran Arab Saudi, ia justru mengunggah foto yang terkesan mengejek.

Melalui akun Twitter pribadinya, Paul Dummett mempublikasikan foto yang menampilkan kekecewaan suporter Sunderland di stadion.

Dalam foto itu, suporter dan pemain tanpak kecewa berat. Mereka memegang kepala dengan kedua tangan, layaknya orang kesal.

Sebagai caption, Paul Dummett menuliskan, "Sementara itu di Sunderland...," tulisnya.

Pemain Newcastle United, Paul Dummet bikin murka penggemar Sunderland. (Twitter)
Pemain Newcastle United, Paul Dummet bikin murka penggemar Sunderland. (Twitter)

Menyadur dari Sportbible, postingan Paul Dummett tersebut mengundang amarah para penggemar Sunderland di jagat maya. Terlebih diketahui, Klub League One tersebut sempat mengistirahatkan semua pemain dan staf pada 2020.

Di tengah krisis pandemi, Sunderland memastikan agar staf dan pemain digaji penuh. Kesehatan dan kesejahteraan penting bagi mereka, sehingga mengeluarkan keputusan tersebut.

Postingan Paul Dummett yang terkesan menghina Sunderland pun dibanjiri hujatan dari warganet seperti berikut.

"Dia tidak akan pernah melihat Newcastle United menang atas Sunderland sepanjang karier profesionalnya," kata warganet.

"Bukan penggemar Sunderland, tapi mengapa pemain terburuk di liga membuat mereka kehilangan ketika hari ini berarti kariernya di Newcastle berakhir pada 1 Januari," timpal warganet lain.

"Pada dasarnya Anda baru saja kehilangan pekerjaan - seolah-olah akan berada di dekat tim utama tapi mustahi," tulis warganet.

Untuk diketahui, Newcastle United di ambang era baru menyusul pengambilalihan Mohammed bin Salman selaku Ketua Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi dari tangan Mike Ashley.

Dilaporkan oleh The Telegraph, Mohammed bin Salman berhasil mengakuisisi Newcastle dengan mahar sekitar 300 juta poundsterling atau sekitar Rp 5,8 triliun untuk kepemilikan 80 persen saham.

Berita Terkait

Berita Terkini