Boladunia

Rumahnya Dibobol Maling, Frank Ribery: Alhamdulillah

Ribery justru bersyukur ketika melihat rumahnya kemalingan.

Rauhanda Riyantama

Frank Ribery berselebrasi usai menjebol gawang AC Milan. (Tiziana Fabi/AFP).
Frank Ribery berselebrasi usai menjebol gawang AC Milan. (Tiziana Fabi/AFP).

Bolatimes.com - Tak banyak pesepak bola yang bisa dengan lapang dada menerima barangnya diambil oleh orang lain. Salah satu yang bisa ikhlas adalah Franck Ribery.

Kasus perampokan rumah para pesepak bola acap kali terjadi dewasa ini. Bayaran yang besar membuat banyak orang berpikir bahwa para pemain ini hidup dengan bergelimang harta.

Teranyar ada bek muda Chelsea, Reece James yang harus menerima rumahnya disatroni maling dan hartanya dikuras, termasuk medali yang didapatkannya.

Hal tersebut terjadi saat Reece James tengah membela Chelsea di laga perdana Liga Champions 2021-2022 melawan Zenit St Petersburg.

Lewat akun Instagram-nya, Reece James mengunggah video rekaman CCTV saat sekelompok pencuri tersebut membobol kediamannya dari halaman hingga masuk ke rumahnya.

Dalam unggahannya itu, pemain berusia 22 tahun ini menyebut sekelompok maling ini mencuri isi brankasnya yang berisikan medali juara Liga Champions, medali juara Piala Super UEFA, dan medali Runner Up Euro 2020 bersama Inggris.

Tak ada perhiasan atau barang berharga dicuri dari brankasnya tersebut. Namun tetap saja, medali-medali ini menjadi bukti akan prestasinya di lapangan hijau.

Reece James tak bisa menerima kejadian tersebut dan meminta para fans untuk mengidentifikasi para pencuri dan melaporkannya ke pihak berwajib.

Apa yang dialami Reece James ini nyatanya adalah contoh bahwa tak banyak pesepak bola yang bisa menerima harta yang dimilikinya dicuri oleh orang lain.

Tapi, Franck Ribery dengan lapang dada bisa menerimanya karena lebih condong memikirkan keselamatan keluarganya di rumah ketimbang harta yang dicuri.

Ucapan Syukur Ribery Pasca Kemalingan

Franck Ribery harus menerima rumahnya disatroni maling pada 2020, tepatnya saat ia membela Fiorentina dan tengah bertanding melawan Parma dalam lanjutan Liga Italia di Artemio Franchi.

Pasca membawa Fiorentina meraih kemenangan 2-1 atas Parma, Ribery mendapati rumahnya disatroni maling dan hartanya dicuri.

Dalam unggahannya di media sosial Twitter, Ribery melihat rumahnya berantakan diobrak-abrik oleh maling yang mencari barang berharganya.

Ia melanjutkan bahwa maling tersebut mencuri perhiasan istrinya dan beberapa tas tangan. Meski kehilangan harta berharga istrinya, Ribery tetap merasa bersyukur.

Ribery bersyukur karena pikiran utamanya pasca kemalingan tersebut adalah keluarganya selamat tanpa mengalami cedera apapun akibat pencurian ini.

“Saat kembali dari kemenangan melawan Parma, saya pulang ke rumah. Rumah ini di Italia, negara di mana saya memutuskan untuk melanjutkan karier saya setelah beberapa tahun yang menyenangkan di Munich,” bunyi unggahan Ribery.

“Ini apa yang saya temukan. Ya, istri saya kehilangan tas tangan, beberapa perhiasan, tapi Alhamdulillah itu tak penting,” lanjut bunyi unggahannya.

Ribery juga menyebutkan bahwa ia senang keluarganya aman di Munich. Tapi setelah kejadian perampokan ini, ia merasa tak aman dengan apa yang terjadi.

Saat itu, Ribery mengindikasikan bahwa dirinya akan hengkang dari Italia. Meski begitu, hingga musim 2021-2022 dimulai, pemain berusia 38 tahun ini tetap bertahan di negeri Pizza.

Setelah meninggalkan kota Firenze dan Fiorentina, Franck Ribery bergabung klub Italia lainnya yakni tim promosi, Salernitana.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

Berita Terkait

Berita Terkini