Boladunia

7 Pemain Buangan Real Madrid yang Sukses di Klub Barunya

Gagal di Real Madrid, 7 pemain ini jadi bintang di klub barunya.

Rauhanda Riyantama

Fabinho saat masih berkostum Real Madrid. (Twitter/@MirrorFootball)
Fabinho saat masih berkostum Real Madrid. (Twitter/@MirrorFootball)

Bolatimes.com - Sebagai salah satu tim besar, Real Madrid banyak mendatangkan atau melahirkan pemain berbakat. Sayang, kerasnya persaingan di tim utama membuat deretan pemain ini terbuang namun sukses di klub barunya.

Real Madrid terbilang sebagai tim yang paling royal dalam urusan transfer pemain. Sebagai salah satu tim kaya raya, banyak pemain bintang yang setiap musimnya datang.

Hal ini membuat beberapa pemain yang sebelumnya ada di tim utama atau di akademi harus tersisihkan karena banyaknya bintang baru yang datang.

Sebagai contoh ada nama Martin Odegaard. Saat didatangkan pertama kali, ia berstatus wonderkid terbaik di dunia.

Namun dalam perjalanannya di Madrid, ia lebih banyak dipinjamkan Los Blancos. Saat berhasil masuk ke tim utama, pemain asal Norwegia ini malah lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Alhasil Real Madrid pun melepasnya pada musim panas 2021 lalu ke Arsenal dengan status permanen. Bisa dikatakan, Odegaard saat ini pun sukses menjadi andalan The Gunners.

Kasus Odegaard ini pun sebelumnya pernah dialami beberapa pemain terbuang Real Madrid lainnya yang gagal bersaing atau masuk ke tim utama dan berhasil menuai sukses di klub lainnya.

Lantas, siapa saja pemain terbuang tersebut?

1. Juan Mata

 Juan Mata merupakan salah satu produk La Fabrica, akademi Real Madrid. Ia pernah membela Real Madrid Castilla, namun bakatnya tak pernah dilirik tim utama.

Alhasil Mata memutuskan hengkang ke Valencia. Dari keputusan ini, ia menuai sukses di mana Chelsea memboyongnya pada tahun 2011 hingga kini  dirinya berstatus pemain Manchester United.

2. Marcos Alonso

Sama seperti Juan Mata, Marcos Alonso merupakan salah satu produk La Fabrica. Beda dengan kompatriotnya, ia sempat melakukan debut untuk Real Madrid pada 2010.

Namun setelahnya Alonso mulai terbuang dan berkelana ke Inggris dengan membela tim gurem dan ke Italia dengan membela Fiorentina. Karena kemampuannya itu, ia diboyong Chelsea dan menjelma sebagai Wing Back kiri tajam di dunia.

3. Fabinho

Fabinho pun sempat merasakan persaingan di Real Madrid Castilla saat dirinya dipinjam dari Rio Ave. Dari sana, ia sempat dilirik tim utama yang saat itu diasuh oleh Jose Mourinho.

Namun apa daya, masa depan Fabinho nyatanya tak berada di Real Madrid. Alhasil, ia pun tak dipermanenkan dan berkelana ke berbagai klub sebelum mengukir sukses bersama Liverpool.

4. Samuel Eto’o

Sama seperti kisah Alonso, Samuel Eto'o sebelumnya merupakan salah satu produk tim muda Real Madrid dan berhasil menembus tim utama.

Namun di tim utama ia kesulitan bersaing sehingga memutuskan pindah permanen ke Real Mallorca sebelum diboyong Barcelona dan menjelma sebagai penyerang top dunia.

5. Roberto Soldado

Real Madrid Castilla selalu memiliki penyerang andal di setiap generasinya. Salah satunya adalah Roberto Soldado yang mampu mencetak 63 gol dari 120 penampilan.

Namun produktivitasnya tak berlanjut di tim utama. Alhasil ia pun dilepas ke Getafe sebelum menancapkan namanya kembali sebagai bomber tajam bersama Valencia.

6. Santiago Canizares

Spanyol kerap melahirkan kiper hebat di setiap generasinya. Real Madrid pun tak pernah absen memberikan La Furia Roja kiper terbaiknya, salah satunya adalah Santiago Canizares.

Namun Santiago Canizares mengukir kisah suksesnya bukan bersama Real Madrid. Ia mengukir kisah suksesnya bersama Valencia setelah ditendang Los Blancos.

7. Alvaro Negredo

Alvaro Negredo pun menjadi salah satu penyerang sukses yang dimiliki Spanyol. Bakat hebatnya bahkan membuat Real Madrid Castilla kepincut dan memboyongnya.

Setelah menjalani musim apik di Real Madrid Castilla, Negredo pun menembus tim utama. Sayang ia melempem di tim inti hingga dipinjamkan dan dijual ke Almeria.

Saat keran golnya kembali mengalir di Almeria, Negredo kembali diboyong Real Madrid. Tetap saja di Santiago Bernabeu keran golnya tak berlanjut hingga akhirnya ia dilepas kembali ke Sevilla.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya

Berita Terkait

Berita Terkini