Boladunia

Kisah Diego Forlan, Ditendang Sir Alex dari Man United Gara-gara Sepatu

Andai Diego Forlan mengikuti saran sepatu dari Ferguson, mungkin dia akan memiliki karier yang panjang di Old Trafford

Irwan Febri Rialdi

Pemain Atletico Madrid, Diego Forlan merayakan gol ke gawang Fulham saat Liga Eropa 2010 (AFP)
Pemain Atletico Madrid, Diego Forlan merayakan gol ke gawang Fulham saat Liga Eropa 2010 (AFP)

Bolatimes.com - Manchester United menjadi klub pertama Diego Forlan di Eropa. Dia pindah dari klub asal Argentina, Independiente, pada Januari 2002 dengan biaya 6,9 juta poundsterling.

Digadang-gadang sebagai penyerang potensial, karier Forlan bersama The Red Devils justru flop. Bahkan, dia akhirnya ditendang oleh Sir Alex Ferguson pada Agustus 2004.

Latar belakang kepergian Forlan dari Old Trafford pun cukup menarik. Dia dijual oleh Sir Alex karena tidak menuruti sarannya terkait tipe sepatu yang harus digunakan Forlan di atas lapangan.

Semua bermula pada laga Man United melawan Chelsea pada 15 Agustus 2004. Forlan masuk sebagai pemain pengganti di menit 73 ketika United tertinggal 0-1.

Forlan sebetulnya punya kesempatan untuk mencetak gol dan menyamakan skor. Namun, dia terpeleset di depan gawang Chelsea.

Usut punya usut, Forlan sudah diminta oleh Fergie untuk menggunakan sepatu bergigi panjang. Namun, Forlan tidak menurut dan masih ngeyel menggunakan sepatu bergigi pendek.

Ferguson ingin agar aku bermain dengan sepatu bergigi panjang, yang bisa ditukar sesuai dengan kondisi lapangan, tapi aku lebih nyaman memakai yang pendek," ujar Forlan dalam sebuah wawancara.

"Aku bilang akan mengubahnya tapi aku tidak melakukannya, dan saat melawan Chelsea aku terpeleset di depan gawang dan gagal menuntaskan sebuah peluang."

Momen itu nyatanya bikin Sir Alex kesal. Ketika pertandingan selesai dengan kekalahan 0-1, Ferguson melempar Forlan dengan sepatu yang dia kenakan.

Pertandingan itu nyatanya menjadi pertandingan terakhir Forlan bersama Manchester United. Dia pindah ke Villareal. Selama berseragam 'Iblis Merah', Diego Forlan cuma mencetak 17 gol dalam 98 pertandingan.

Namun, kariernya berubah setelah pergi dari Man United. Di musim perdananya bersama Villarreal, Forlan menjadi top skorer Liga Spanyol musim 2004/05 dengan 25 gol.

Setelah dari Villarreal, Diego Forlan meraih kesuksesan di Atletico Madrid yang dia bela selama empat musim. Pemain asal Uruguay itu kemudian pindah ke Inter Milan selama satu musim di 2011/12.

Forlan kemudian melanjutkan petualangannya dengan bergabung bersama klub-klub dari berbagai negara. Mulai dari Internacional di Liga Brasil, Cerezo Osaka di Liga Jepang, Penarol di Liga Uruguay, dan Mumbai City di Liga India.

Klub terakhir yang dibela oleh Diego Forlan adalah Kitchee di Liga Hong Kong pada musim 2017/18. Sosok berusia 42 tahun itu akhirnya gantung sepatu pada 7 Agustus 2019.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha

Berita Terkait

Berita Terkini