Boladunia

Bukan Ronaldo, Ferguson Menyesal saat Lepas Jaap Stam, Ini Kisahnya

Dari sekian nama bintang yang dilepas, Sir Alex Ferguson sangat menyesal ketika melepas Jaap Stam

Irwan Febri Rialdi

Kebersamaan Mike Phelan dan Sir Alex Ferguson saat masih di Manchester United pada 27 Mei 2011 (Franck Fife/AFP)
Kebersamaan Mike Phelan dan Sir Alex Ferguson saat masih di Manchester United pada 27 Mei 2011 (Franck Fife/AFP)

Bolatimes.com - Sir Alex Ferguson menghabiskan 26 tahun sebagai pelatih Manchester United. Dari puluhan tahun masa baktinya itu, ada beberapa keputusan yang disesali oleh Sir Alex.

Salah satu keputusan yang disesali selama menjadi pelatih The Red Devils tersebut adalah melepas Jaap Stam. Pemain asal Belanda itu hengkang ke Lazio pada 2001 silam.

Sir Alex mengakui bahwa penjualan Stam ke Lazio adalah penyesalan terbesarnya sebagai manajer Manchester United. Fergie, begitu biasa ia disapa, menjual Stam dengan harga 15,3 juta poundsterling.

Kepada MUTV pada 2013 silam selepas pensiun sebagai pelatih, Sir Alex mengungkapkan penyesalannya tersebut. Tak cuma Stam, Sir Alex juga menyesalkan dijualnya beberapa pemain lain.

"Ketika saya berpikir tentang hal-hal mengecewakan, sudah pasti [penjualan] Jaap Stam selalu menjadi kekecewaan buat saya, saya telah membuat sebuah keputusan buruk di sana," ujar Sir Alex Ferguson.

“Ada beberapa momen yang juga tidak dapat dikesampingkan. [Salah satunya] mengapa kami menjual pemain-pemain tertentu, seperti David Beckham dan Ruud van Nistelrooy. Mereka itu adalah tokoh besar dalam sejarah Manchester United,” tambahnya.

Keputusan Sir Alex saat itu menuai reaksi negatif dari para pendukung Man United. Usut punya usut, alasan Sir Alex kesal dengan pernyataan Stam di otobiografinya pada awal musim 2001/02.

Stam membuat sejumlah pernyataan pada buku in tentang pandangannya terhadap pemain lawan, dan menuduh Ferguson membelinya tanpa izin dari PSV. Pernyataan ini membuat Sir Alex Ferguson kesal hingga memanggil Stam untuk bertemu.

Pada saat yang sama, kabar Stam akan pindah ke Lazio mencuat di media. Menurut pengakuan Stam, dia bertemu dengan Sir Alex di sebuah pom bensin dan memberitahu bahwa dirinya sudah dijual Manchester United ke Lazio.

Stam sendiri pindah ke Old Trafford dari PSV Eindhoven pada 1998 dengan biaya 10,6 juta poundsterling. Selama berada di sana, memainkan 127 laga dengan memberikan 3 gelar Premier League, dan masing-masing satu Piala FA, Piala Intercontinental, dan Liga Champions.

Setelah pindah ke Lazio dan bermain selama tiga musim di sana, Jaap Stam pindah ke AC Milan pada musim 2004. Stam kemudian pindah ke Ajax pada 2006 dan memutuskan pensiun setelah musim 2007/08. 

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha

Berita Terkait

Berita Terkini