Boladunia

Euro 2020: Belanda Tanpa Matthijs de Ligt Lawan Ukraine di Laga Pembuka

Absennya Matthijs de Ligt jadi kerugian buat lini belakang Belanda.

Rauhanda Riyantama

Bek Timnas Belanda, Matthijs de Ligt menanduk bola saat menghadapi Jerman pada kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Volkspark, Hamburg, Sabtu (7/9/2019). (Odd ANDERSEN / AFP)
Bek Timnas Belanda, Matthijs de Ligt menanduk bola saat menghadapi Jerman pada kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Volkspark, Hamburg, Sabtu (7/9/2019). (Odd ANDERSEN / AFP)

Bolatimes.com - Timnas Belanda dipastikan tampil pincang saat melawan Ukraina di laga perdana Euro 2020. Bek andalan Matthijs de Ligt bakal absen karena baru saja pulih dari cedera pangkal paha.

"Terlalu dini jadi kami tidak ingin mengambil risiko apapun dengan dia dan kami juga masih memiliki dua pertandingan lain di fase grup ," kata pelatih Frank de Boer di jumpa pers pralaga seperti dikutip Antara dari AFP, Sabtu (13/6/2021).

"Cederanya tidak terlalu parah dan kami yakin dia akan memainkan peran di pertandingan selanjutnya."

De Ligt telah melewatkan pertandingan pemanasan terakhir untuk EURO 2020 melawan Georgia akhir pekan lalu dan absennya sang pemain menjadi pukulan berat karena timnas Belanda tiba di turnamen Piala Eropa kali ini tanpa bek utama mereka Virgil van Dijk.

Bintang Liverpool itu sedang memulihkan diri dari cedera lutut serius.

De Boer juga datang ke turnamen tanpa kiper Jasper Cillessen, yang tak bisa membela skuad mereka karena kedapatan positif Covid-19.

Kiper veteran Maarten Stekelenburg (38) akan mengambil alih tugas menjaga mistar, lebih diutamakan ketimbang kiper Norwich City Tim Krul.

"Dia nomor satu kami saat ini," kata De Boer soal Stekelenburg, yang membela timnas ketika kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2010.

Belanda kembali ke turnamen bergengsi setelah gagal lolos kualifikasi EURO 2016 dan Piala Dunia 2018 di Rusia.

Mereka akan memainkan semua laga mereka di Grup C di Amsterdam, dengan kunjungan dari Ukraina pada Minggu diikuti laga melawan Austria pada Kamis dan kemudian Makedonia Utara pada 21 Juni.

Berita Terkait

Berita Terkini