Boladunia

Kisah Liar Sir Alex Ferguson, Suka Berpesta Hingga Berakhir di Penjara

"Lalu suatu malam saya keluar dan mabuk. Saya berakhir di penjara dan harus pergi ke pengadilan. Saya didenda 3 poundsterling dan berakhir seperti kambing hitam," ucap Ferguson.

Rauhanda Riyantama | Arif Budi Setyanto

Mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson saat hadir menyaksikan laga melawan Paris Saint-Germain pada 12 Februari 2019 (Franck Fife/AFP)
Mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson saat hadir menyaksikan laga melawan Paris Saint-Germain pada 12 Februari 2019 (Franck Fife/AFP)

Bolatimes.com - Manajer legendaris Manchester Uniteed, Sir Alex Ferguson, ternyata memiliki kisah liar sewaktu muda. Ferguson mengaku sering berpesta dan mabuk-mabukan sampai dirinya dijebloskan ke penjara.

Disadur dari laporan The Sun pada Senin (8/3/2021), Sir Alex Ferguson membagikan cerita masa mudanya. Cerita itu dibagikan oleh Ferguson dalam film dokumenter berjudul 'Never Give In'.

Ferguson mengatakan bahwa dia adalah orang yang suka pesta saat masih menjadi pemain di tim sepak bola Skotlandia, St Johnstone. Namun, karena kebiasaan berpestanya Ferguson sempat berakhir di pennjara.

"Saya pernah keluar dari jalur. Saya terbiasa keluar malam saat hari Jumat, bahkan pada malam sebelum pertandingan," buka cerita Ferguson.

Kelakuan Ferguson di masa muda ini sempat membuatnya berselisih dengan ayahnya. Sebab, ayah Ferguson frustasi karena putranya suka berpesta dan tidak mementingkan kariernya.

"Ayah saya berkata 'Kamu mau pergi ke mana?' Saya menjawabnya 'Saya akan keluar berdansa' dan dia berkata 'Kamu tidak bisa keluar jika kamu harus bertanding besok'. Saya membalasnya bahwa saya ada di tim cadangan dan itu tidak berarti banyak dan saat itu kami berselisih," ucap Ferguson.

Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson (AFP/JACK TAYLOR)
Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson (AFP/JACK TAYLOR)

"Sampai pada suatu titik dia berkata 'Pergilah dengan caramu sendiri! dan kita lihat apa yang akan terjadi. Mulai dari itu kita tidak pernah berbicara selama dua tahun."

"Lalu suatu malam saya keluar dan mabuk. Saya berakhir di penjara dan harus pergi ke pengadilan. Saya didenda 3 poundsterling dan berakhir seperti kambing hitam," ungkapnya.

Alhasil, Ferguson pun menyadari perbuatannya. Dia pun menyesal pernah berulah seperti itu. Bahkan dia selalu teringat kenangan buruk itu semasa hidupnya.

Terlepas dari itu, Ferguson akhirnya berhasil meraih banyak prestasi ketika menjadi manajer Manchester United selama sekitar 27 tahun.

Selama menahkodai Manchester United, Ferguson mempersembahkan banyak trofi, termasuk 13 juara Liga Inggris, 5 Piala FA, 4 Piala Liga, dan 2 trofi Liga Champions.

Berita Terkait

Berita Terkini