Boladunia

Ini Alasan Gelandang Fulham Pilih Bela Thailand Ketimbang Singapura

Ben Davis perkuat Timnas Thailand U-23 di SEA Games 2019.

Rauhanda Riyantama | Irwan Febri Rialdi

Gelandang Fulham U-23, Ben Davis. (Instagram/@changsuek)
Gelandang Fulham U-23, Ben Davis. (Instagram/@changsuek)

Bolatimes.com - Gelandang Fulham U-23, Ben Davis, membuat keputusan mengejutkan mengenai kewarganegaraan. Setelah sempat melirik Singapura, gelandang 18 tahun itu kini memilih Thailand.

Pemain kelahiran Pukhet ini masuk dalam daftar pemain Timnas Thailand U-23 yang akan berlaga di SEA Games 2019. Baru-baru ini, ia juga diberi kesempatan bergabung latihan skuat senior.

Ben Davis bukan tanpa alasan memilih Thailand. Ia merasa tim berjuluk Gajah Perang itu memiliki masa depan yang lebih cerah, dibandingkan Singapura.

"Soal kewarganegaraan, saya sebenarnya punya empat pilihan, yaitu Singapura, Thailand, Wales, dan Inggris. Sekarang, saya memilih Thailand," kata Ben Davis, dikutip dari Siamsport.

"Alasan utama saya pilih Thailand karena saya pikir ini pilihan terbaik untukku. Saya merasa Thailand memiliki masa depan cerah dan memiliki kesempatan untuk berhasil," lanjutnya.

Ayah Ben Davis sejatinya berharap anaknya bisa membela Singapura. Namun, ia kini mendukung keputusan sang anak yang ingin membela negara kelahiran sang ibu.

"Orangtua saya mendukung keputusan saya ini. Awalnya, ayah saya ingin saya bermain untuk Singapura. Namun, untuk beberapa alasan itu tidak terjadi," tegas Ben.

Ben Davis lahir dari ibu orang Thailand, sementara ayahnya berasal dari Wales. Ia juga lahir di Thailand, tepatnya di Pukhet. Saat berusia lima tahun, ia pindah ke Singapura dan pindah lagi ke Inggris pada 2016.

Ben Davis pernah berseragam Timnas Singapura U-19 di Kualifikasi Piala Asia U-19 2018. Ia pun sempat dipanggil memperkuat Singapura senior di Kualifikasi Piala Asia 2019 pada 2018, tetapi tidak dimainkan.

Keputusan Ben Davis meninggalkan Singapura disinyalir karena tidak diizinkan untuk menunda kewajiban wajib militer (wamil). Seperti diketahui, di Singapura, pria berusia 18 tahun wajib mengikuti wamil selama dua tahun.

Sementara Ben Davis sedang meniti karier bersama Fulham untuk mewujudkan mimpi sebagai pesepak bola profesional. Jika mengikuti wamil, maka ia harus meninggalkan klub asal Inggris tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini