Boladunia

Kecanduan Parah, Segini Rokok yang Dihisap Pelatih Juventus dalam Sehari

Rokok telah menjadi candu bagi pelatih asal Italia itu.

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora

Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, saat memimpin timnya di latihan akhir jelang partai final Liga Europa melawan Arsenal. (OZAN KOSE / AFP)
Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, saat memimpin timnya di latihan akhir jelang partai final Liga Europa melawan Arsenal. (OZAN KOSE / AFP)

Bolatimes.com - Pelatih anyar Juventus, Maurizio Sarri memang dikenal pecandu rokok berat. Pelatih asal Italia itu mengaku dapat menghabiskan 60 batang rokok dalam sehari.

Sarri disebut sebagai perokok berat oleh sebagian publik. Dia dinilai tak bisa jauh dari tembakau. Maka dari itu, rokok sudah menjadi bagian aktivitas kesehariannya saat menukangi klub-klub yang pernah dia latih.

Dilansir dari Football Italia, eks pelatih Chelsea itu dapat menghabiskan 60 batang rokok dalam sehari.

"Saya merokok 60 batang dalam sehari. Mungkin hal itu sudah sangat berlebihan," kata pelatih 60 tahun itu.

Dia memiliki kebiasaan merokok sudah sejak melatih di Empoli. Hijrah ke Napoli Sarri belum bisa menghilangkan kebiasaannya yang dinilai berbahaya di usia yang tak lagi muda.

Maurizio Sarri, tertangkap kamera ketika menghisap rokok saat menukangi Napoli beberapa tahun lalu. (CARLO HERMANN / AFP)
Maurizio Sarri, tertangkap kamera ketika menghisap rokok saat menukangi Napoli beberapa tahun lalu. (CARLO HERMANN / AFP)

Namun, setelah berlabuh ke tanah Britania, Sarri bisa menahan sedikit kecanduannya terhadap rokok. Dia lebih sering terciduk menghisap filter rokok, dibanding rokok asli saat mengawal pertandingan anak asuhnya di Stamford Bridge.

"Saya tak merasa harus merokok selama pertandingan. Namun setelah laga berakhir saya langsung menyulut rokok asli," sambung Sarri.

Terpisah, Sarri resmi menukangi si Nyonya Tua di musim ini. Media Italia juga melaporkan bahwa Sarri sudah bertemu megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo beberapa waktu lalu.

Pertemuan kedua orang itu diklaim membahas strategi Sarri yang ingin menjadikan Ronaldo kunci guna membawa pulang banyak trofi pada kompetisi bola musim 2019/2020.

Berita Terkait

Berita Terkini