Boladunia

Tetap Puasa, Dua Pemain Ajax Ini Terciduk Berbuka di Tengah Laga

Noussair Mazraoui dan Hakim Ziyech memulai laga dalam kondisi berpuasa.

Rauhanda Riyantama

Selebrasi penyerang Ajax Amsterdam, Hakim Ziyech usai cetak gol ke gawang Tottenham Hotspur. (EMMANUEL DUNAND / AFP)
Selebrasi penyerang Ajax Amsterdam, Hakim Ziyech usai cetak gol ke gawang Tottenham Hotspur. (EMMANUEL DUNAND / AFP)

Bolatimes.com - Ada pemandangan menarik pada pertandingan Ajax Amsterdam vs Tottenham Hotspur pada leg kedua semifinal Liga Champions di Johan Cruijff Arena, Kamis (9/5/2019) dini hari WIB. Ya, dua pemain tuan rumah terciduk makan di pertengahan babak pertama.

Namun bukan sembarang makan, kedua pemain tersebut lebih tepatnya buka puasa setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Dua pemain Muslim itu adalah Noussair Mazraoui dan Hakim Ziyech.

Seperti diketahui, laga krusial tersebut digelar bertepatan dengan bulan Ramadan. Jadi kedua pemain asal Maroko itu tetap berpuasa selama laga berjalan, meski sempat mendapat tentangan dari pihak klub.

Melansir dari The Sun, Noussair Mazraoui dan Hakim Ziyech memulai laga dalam kondisi berpuasa. Keduanya pun baru membatalkan puasanya pada menit ke-22, yang mana saat itu waktu sudah menunjukkan saatnya berbuka.

Berdasarkan pantauan, Noussair Mazraoui nampak berlari ke pinggir lapangan untuk mengambil minum dan mengonsumsi makanan ringan. Pun juga dilakukan oleh Hakim Ziyech.

Noussair Mazraoui nampak berbuka puasa di tengah pertandingan berlangsung. (Dok. BT Sports)
Noussair Mazraoui nampak berbuka puasa di tengah pertandingan berlangsung. (Dok. BT Sports)

 

Selama pertandingan, kedua pemain tersebut tak menunjukkan penurunan performa meski berpuasa. Justru, Hakim Ziyech sukses mencetak gol di menit ke-35.

Sementara itu, pertandingan Ajax Amsterdam vs Tottenham Hotspur berlangsung cukup dramatis. Sempat unggul dua gol di babak kedua, Ajax justru gagal lolos ke partai final Liga Champions usai kalah 2-3 di akhir laga.

Kendati secara agregat imbang 3-3, Spurs berhak melaju ke partai puncak lantaran menang agresivitas gol tandang. Pasukan Mauricio Pochettino bakal menantang Liverpool di final Liga Champions yang akan digelar Stadion Wanda Metropolitano, 1 Juni mendatang.

Berita Terkait

Berita Terkini