Boladunia

Gelandang Tottenham Merasa Beruntung Bisa Singkirkan Ajax

Ajax Amsterdam dianggap bermain apik dalam dua pertandingan melawan Tottenham.

Rauhanda Riyantama | Irwan Febri Rialdi

Gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen, saat ikut merayakan gol Lucas Moura ke gawang Ajax. (Dok. UEFA)
Gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen, saat ikut merayakan gol Lucas Moura ke gawang Ajax. (Dok. UEFA)

Bolatimes.com - Gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen, bersyukur bisa lolos ke babak final Liga Champions 2018/2019. Ia merasa keberhasilan timnya tidak bisa lepas dari faktor keberuntungan karena Ajax sejatinya bermain apik.

Tottenham lolos ke final Liga Champions musim ini dengan dramatis. Sempat kalah pada leg pertama dengan skor tipis 0-1, Spurs sukses membalikkan keadaan ketika menyambari markas Ajax, di Johan Cruijff Arena, Kamis (9/5/2019) dinihari WIB.

Pada pertandingan kedua tersebut, Tottenham meraih kemenangan dramatis dengan skor 3-2. Tertinggal dua gol lebih dulu di babak pertama, tim asal London itu mampu membalas tiga gol yang dilesakkan oleh Lucas Moura.

Christian Eriksen tentu merasa bahagia atas keberhasilan timnya melaju ke final Liga Champions pertama dalam sejarah. Namun, ia juga tidak memungkiri ada faktor keberuntungan di balik keberhasilan timnya melaju ke final. Sebab, ia menilai Ajax tampil menyulitkan dalam dua pertemuan.

Di sisi lain, gelandang incaran Real Madrid itu juga tidak mengesampingkan perjuangan keras dari rekan setimnya. Eriksen pun turut memuji penampilan luar biasa Lucas Moura yang mampu mengemas hat-trick.

"Itu adalah pertandingan yang gila. Kami mencoba melawan dan pada akhirnya kami beruntung. Saya merasa kasih kepada Ajax, mereka memainkan sepak bola yang lebih baik daripada kami dalam dua pertandingan. Tapi ini melegakan karena kami telah berjuang untuk ini dan itu adalah mimpi bagi semua orang untuk berada di (final) Liga Champions," kata Eriksen di laman resmi UEFA, Kamis (9/5/2019).

"Kami merasa tidak seperti tidak dapat melihat diri sendiri di cermin jika harus kalah tiga atau empat nol. Kami harus bertarung. Kami mencetak gol lebih awal (di babak kedua) untuk mendapatkan momentum dan menempatkan mereka di bawah tekanan. Kami beruntung bola selalu jatuh ke arah yang benar. Lucas memiliki permainan yang luar biasa. Kami lega," tuturnya menambahkan.

Pada final Liga Champions nanti, Tottenham sudah ditunggu tim sesama Inggris, Liverpool, yang telah memastikan lolos lebih dulu usai menyingkirkan Barcelona dengan skor agregat 4-3.

Berita Terkait

Berita Terkini