Boladunia

Sergio Busquets: Kekalahan Ini Sulit Diterima

Barcelona gagal lagi melaju ke final Liga Champions.

Rauhanda Riyantama | Irwan Febri Rialdi

Gelandang Barcelona, Sergio Busquets, usai kalah dari Liverpool. (Paul Ellis/AFP)
Gelandang Barcelona, Sergio Busquets, usai kalah dari Liverpool. (Paul Ellis/AFP)

Bolatimes.com - Gelandang Barcelona, Sergio Busquets, tidak habis pikir dengan kekalahan yang didapat Barca atas Liverpool. Ia merasa hasil memalukan ini sulit untuk diterima.

Barcelona dipastikan gagal melangkah ke final Liga Champions 2018/2019. Sempat meraih kemenangan 3-0 pada leg pertama semifinal, Lionel Messi dan kolega justru dibantai empat gol tanpa balas pada leg kedua di Stadion Anfield, Rabu (8/5/2019) dini hari WIB.

Sepasang gol Divock Origi dan Georiginio Wijnaldum akhirnya membawa Liverpool menyingkirkan Barcelona dengan agregat 4-3. Barcelona pun kembali gagal melangkah ke final setelah terakhir kali mereka di sana pada musim 2014/2015.

Sergio Busquets menerangkan jika kekalahan dari Liverpool kali ini merupakan salah satu yang hasil pertandingan yang paling menyakitkan bagi Barcelona musim ini.

Meski begitu, gelandang andalan Timnas Spanyol itu tidak menutup mata bahwa Divock Origi dan rekan-rekan bermain sangat impresif di hadapan para suporternya sendiri.

Ia pun menilai dua gol Liverpool pada babak kedua menjadi akhir bagi Barceona. Gol tersebut membuat perjuangan dirinya bersama rekan-rekan semakin runtuh dan tertekan untuk mengejar ketertinggalan.

"Ini adalah kekalahan yang sulit untuk diterima. Mereka (Liverpool) bermain lebih baik dari kami. Mereka tampil sangat baik dan dengan menyerang sejak awal pertandingan," kata Busquets di laman resmi UEFA, Rabu (8/5/2019).

"Mereka terlihat sangat berambisi dan semakin membuktikannya di babak kedua. Kemudian ketika mereka mencetak gol dan mulai mengencangkan lagi itu sulit. Kami berusaha mendapatkan tujuan yang kami butuhkan. Tapi itu tidak terjadi," tuturnya menambahkan.

Sementara itu, skor 0-4 merupakan kekalahan terbesar Barcelona atas Liverpool sepanjang sejarah pertemuan. Dalam tiga kekalahan sebelumnya selalu berselisih satu gol, termasuk kekalahan 1-2 di babak 16 besar Liga Champions 2006/2007.

Berita Terkait

Berita Terkini