Boladunia

Beda Pendapat dengan Wasit, Winger Timnas Malaysia Ini Dapat Sanksi AFF

Mohamadou Sumareh mendapat sanksi larangan bermain di final leg kedua Piala AFF 2018 melawan

Rauhanda Riyantama | Andiarsa Nata

Pemain Malaysia, Mohamadou Sumareh (13) terlibat duel perebutan bola dengan pemain Vietnam saat final Piala AFF 2018. (Mohd Rasfan/AFP)
Pemain Malaysia, Mohamadou Sumareh (13) terlibat duel perebutan bola dengan pemain Vietnam saat final Piala AFF 2018. (Mohd Rasfan/AFP)

Bolatimes.com - Winger Timnas Malaysia, Mohamadou Sumareh mengaku terkejut mendapat hukuman larangan bermain dari Asean Football Federation (AFF). Hukuman tersebut diketahui didapat Sumareh di laga final Piala AFF 2018.

Mohamadou Sumareh mendapat hukuman larangan bermain sebanyak empat pertandingan. Hukuman tersebut didapat Sumareh karena berbeda pendapat dengan official pertandingan pada laga leg kedua final Piala AFF 2018 melawan Vietnam pada 15 Desember 2018.

Selain larangan bermain sebanyak empat pertandingan, pemain kelahiran Gambia itu juga didenda lima ribu dollar Amerika Serikat atau sekitar Rp 73 juta rupiah. Hukuman yang didapat Sumareh itu ternyata hanya berlaku untuk pertandingan yang disetujui oleh AFF.

Mohamadou Sumareh sendiri mengatakan terkejut atas kabar hukuman tersebut. Ia mengaku tak mendengar kabar apa-apa dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

''Saya ingin tahu tentang itu. Jika saya di skorsing, saya harus menjadi orang pertama yang tahu. Saya belum mendengar apa-apa dari FAM,'' buka Mohamadou Sumareh dikutip dari thestar.com.

Pemain Malaysia, Mohamadou Sumareh (13) menghentikan tendangan dari pemain Vietnam saat final Piala AFF 2018 (Mohd Rasfan/AFP)
Pemain Malaysia, Mohamadou Sumareh (13) menghentikan tendangan dari pemain Vietnam saat final Piala AFF 2018 (Mohd Rasfan/AFP)

 

Terkait perdebatan tersebut, pemain berusia 24 tahun itu memang mengakui dirinya berdebat dengan wasit yang memimpin pertandingan pada saat itu, yakni Alireza Faghani.

''Ya, saya memang berdebat dengan wasit pertandingan (Alireza Faghani) setelah pertandingan karena pernyataan yang diucapkannya. Saya menanyainya tentang keputusannya untuk memberikan gol ke Vietnam meskipun itu offside,'' kata Sumareh.

''Itu adalah situasi yang memanas dan wasit benar-benar menjawab bahwa semua orang membuat kesalahan dan itu terjadi di Inggris. Jawaban itu membuatku gusar,'' lanjutnya.

Dalam kondisi yang dipengaruhi emosi, Mohamadou Sumareh pun sampai mengucapkan kata-kata yang tidak sopan kepada wasit.

''Aku mengucapkan kata-kata tidak sopan dan sebagai seorang profesional, aku seharusnya tidak melakukan itu. Saya tidak keberatan mengirim surat permintaan maaf kepadanya,'' pungkasnya.

Mohamadou Sumareh menyebut gol tersebut akhirnya memberikan pengaruh terhadap performa timnya. Ia menyebut jika gol itu tidak tercipta, Malaysia bisa memberikan kejutan kepada Vietnam.

Pada akhirnya, Malaysia pun kalah di final Piala AFF 2018 dari Vietnam. Harimau Malaya kalah dengan skor agregat 3-2.

Berita Terkait

Berita Terkini