Mesut Ozil/Twitter
Bolatimes.com - Akhir pekan lalu sebuah klub sepakbola Turki, Malatyaspor menyita perhatian lantaran aksinya solidaritas ketika melakoni laga pra musimnya.
Dalam laga persahabatan menghadapi Gazisehir Gaziantep di Malatya Arena, sebelum pertandingan dimulai para penggawa Malatyaspor turun ke lapangan mengenakan kaos bergambar wajah Mesut Ozil.
Seperti dikutip dari ESPN, dalam kaos berwarna putih itu tertempel wajah penyerang Arsenal yang baru saja menyatakan mundur dari Timnas Jerman.
The love is real
— Turkish Football (@Turkish_Futbol1) 4 Agustus 2018
Malatyaspor wore Mesut Ozil t-shirts before tonight’s friendly with the message. ‘We are all you, say no to racism’ pic.twitter.com/voVy3IbDrf
Malatyaspor kurumsal bir kimlie kavusun diye burada bas bas barrken ucuz siyasi manevralar ile kulübe menfaat salayacan düünen vizyonsuz yönetimin-çalanlarn akla manta smayacak saçma davranlar sergilemesini izliyor olmak inanlmaz ac verici. pic.twitter.com/qLCvOSDC4F
— ahin Alver (@sahinalver44) 4 Agustus 2018
Maksud para pemain Malatyaspor mengenakan kaos bergambar Ozil itu tak lain adalah sebagai bentuk solidaritas kepada pemain yang memang memiliki sebagian darah dari Turki atas perlakuan rasis yang diterimanya.
Hal itu seperti tulisan yang menyertai di dalam kaos bergambar Ozil tersebut yang bunyinya, "Kami semua adalah Anda, katakan tidak pada rasisme."
Sebelumnya, Mesut Ozil mengangetkan banyak pihak setelah keputusannya untuk mundur dari Timnas Jerman usai gagal total di ajang Piala Dunia 2018.
Alasan utamanya mundur terutama tekanan publik Jerman yang diduga melakukan tindakan rasis pascakegagalannya bersama Jerman di Piala Dunia Rusia lalu.
Sejumlah publik Jerman sendiri diduga melakukan tindakan rasis terhadap Ozil selain lantaran kegagalan Jerman di Piala Dunia juga tersulut oleh tindakan Ozil yang menemui Presiden Turki Recep Tayyip Erdoan ketika melakukan kunjungan ke Inggris.
Baca Juga: Serie A Terapkan Aturan Baru Terkait Penggunaan VAR
Akibat tekanan itu, Ozil pun kemudian bersikap dengan menyatakan mundur dari Timnas Jerman dan menyesalkan atas perlakuan rasis yang diduga dilakukan sejumlah oknum baik di dalam timnas maupun dari publik negaranya.
Ia pun memosting pernyataan mundurnya dari Timnas Jerman itu secara panjang lebar lewat akun Instagramnya.
Sikapnya itupun banyak menuai solidaritas baik dari politisi maupun sesama pesepak bola dunia.