Boladunia

Berondong Tiga Gol ke Gawang Rusia, Uruguay Jadi Juara Grup A

Uruguay finis di posisi teratas Grup A Piala Dunia 2018 dengan raihan sembilan poin. Sementara Rusia yang mengantongi enam poin, mendampingi Uruguay di fase gugur sebagai runner up Grup A.

Galih Priatmojo

Edinson Cavani/Instagram
Edinson Cavani/Instagram

Bolatimes.com - Luis Suarez dkk berhasil menyapu bersih poin di Grup A setelah mampu menekuk Rusia di partai terakhir Grup A Piala Dunia 2018 Rusia.  Menghadapi Rusia di laga pamungkas, La Celeste memetik kemenangan meyakinkan dengan tiga gol tanpa balas.

Tiga gol kemenangan Uruguay masing-masing dicetak oleh Luis Suarez, gol bunuh diri Denis Cheryshev dan gol Edinson Cavani di akhir laga.

Dengan kemenangan ini, Uruguay finis di posisi teratas Grup A Piala Dunia 2018 dengan raihan sembilan poin. Sementara Rusia yang mengantongi enam poin, mendampingi Uruguay di fase gugur sebagai runner up Grup A.

Melakoni laga di Samara Arena, tidak dibutuhkan waktu lama bagi Uruguay untuk memecah kebuntuan. Bola baru bergulir 10 menit, gawang Rusia yang dikawal Igor Akinfeev sudah bergetar.

Gol itu sendiri dicetak oleh Luis Suarez lewat set piece tepat di depan kotak terlarang Rusia setelah Rodrigo Bentancur dijatuhkan Yuri Gazinskiy.

Tertinggal satu gol, Rusia langsung bereaksi. Mendominasi penguasaan bola, tekanan demi tekanan dilancarkan anak-anak asuh Stanislav Cherchesov.

Sejumlah peluang berhasil tercipta. Di antaranya lewat aksi Denis Cheryshev dan Aleksandr Samedov. Sayang, dua peluang tersebut kandas di kaki para pemain bertahan Uruguay.

Lewat serangan balik, Uruguay berhasil menggandakan keunggulan di menit 23. Tendangan Diego Laxalt yang terdefleksi Denis Cheryshev gagal diantisipasi Akinfeev. Papan skor berubah 2-0.

Unggul dua gol, para penggawa Uruguay semakin percaya diri dan berbalik mendominasi. Memasuki menit 28, gawang Rusia nyaris bergetar untuk ketiga kalinya andaikan Akinfeev gagal mematahkan peluang yang dapat Bentancur.

Bombardir yang dilancarkan La Celeste membuat para pemain Rusia frustrasi. Puncaknya, di menit 36 Rusia harus bermain dengan 10 pemain setelah Igor Smolnikov menerima kartu kuning kedua.

Menyusul kartu merah tersebut, Chechesov pun mengubah strategi dengan menarik keluar Cherychev dan memasukkan bek berusia 27 tahun Mario Fernandez.

Keluarnya Cheryshev demi kembali utuhnya barisan pertahanan, membuat lini tengah Rusia makin rentan. Pemain Uruguay makin mudah mengurung pertahanan Rusia, namun hingga peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama berbunyi tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 2-0 untuk keunggulan Uruguay menutup paruh pertama.

Dominasi Uruguay belanjut di babak kedua. Kerjasama Suarez dan Bentancur acapkali membahayakan gawang Rusia, seperti yang terjadi di menit 53 dan 59.

Memasuki pertengahan babak kedua, pelatih Uruguay Oscar Tabarez tampaknya tidak ingin mengambil risiko. Bentancur yang tampil gemilang malam ini ditarik keluar setelah menerima kartu kuning. Giorgian De Arrascaeta dimasukkan Tabarez untuk membantu lini depan La Celeste.

Bermain dengan 10 pemain, Rusia tampaknya tidak ingin sekedar bertahan. Beberapa kali, Artem Dzyuba dan Roman Zobnin mencoba membangun serangan. Namun setiap peluang di depan gawang, urung mampu dimaksimalkan.

Uruguay yang semakin nyaman pun tidak mengendurkan serangan. Kerja keras yang ditunjukkan anak-anak asuh Tabarez pun kembali berbuah manis di menit 90. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Edinson Cavani tanpa susah payah mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan La Celeste 3-0.

Susunan Pemain:
Uruguay (4-3-1-2): Fernando Muslera; Diego Godin, Diego Laxalt, Sebastian Coates, Martin Caceres; Rodrigo Bentancur, Nahitan Nandez, Lucas Torreira, Matias Vecino; Luis Suarez, Edinson Cavani.

Rusia (4-2-3-1): Igor Akinfeev; Ilya Kutepov, Sergei Ignashevich, Fedor Kudryashov, Igor Smolnikov; Denis Cheryshev, Yuri Gazinskiy, Roman Zobnin, Aleksey Miranchuk, Aleksandr Samedov; Artem Dzyuba.

Berita Terkait

Berita Terkini