Boladunia

Prediksi Juara Piala Dunia 2018 Versi Komputer Canggih

UBS, Bank Investasi Global Swiss memerintahkan komputer canggihnya untuk membuat simulasi 10.000 turnamen virtual untuk memprediksi siapa yang akan membawa pulang trofi Piala Dunia 2018.

Stephanus Aranditio | Andiarsa Nata

Jerman Juara Piala Dunia 2014/Instagram
Jerman Juara Piala Dunia 2014/Instagram

Bolatimes.com - Sebuah perusahan multinasional yang bergerak di bidang keuangan, UBS, Bank Invsstasi Global Swiss memerintahkan komputer canggihnya untuk membuat simulasi 10.000 turnamen virtual untuk memprediksi siapa yang akan membawa pulang trofi Piala Dunia 2018.

UBS, Bank Investasi Global Swiss pun telah merilis laporan quadrennial atau laporan empat tahunnya yang menjadi referensi bagi orang-orang yang ingin bertaruh terkait siapa yang akan mengangkat trofi Piala Dunia yang dihelat di Rusia.

Sebuah laporan analisis setebal 29 halaman itu tidak membawa kabar baik bagi tim tuan rumah. Rusia memiliki peluang kecil sekitar 1,6 persen untuk menjadi juara. Angka itu satu posisi di bawah Meksiko dan Swiss.

Juara Piala Dunia 2014, Jerman berada di posisi pertama dengan peluang menang 24 persen, diikuti oleh Brasil dan Spanyol.

"Sudah hampir dipastikan bahwa juara Piala Dunia baru akan datang dari Eropa atau Amerika Latin. Kemungkinan juara dari Asia,Afrika, Timur Tengah, atau Amerika Utara hampir nol," ungkap UBS dikutip dari DW.

Mario Gotze (kiri) saat membawa Timnas Jerman juara Piala Dunia 2014. (Sumber: Instagram/@mariogotze).

Menariknya lagi, UBS juga mengikutsertakan Italia yang gagal lolos ke Piala Duia 2018 ke dalam simulasinya tersebut.

"Turnamen ini rasanya tidak sama tanpa mereka," tulis UBS di sebuah bagian yang mereka disebut "A tribute to Italy"

Bukan itu saja, Laporan itu juga memperlihatkan pertandingan-pertandingan yang menarik untuk disaksikan karena diprediksi laga tersebut akan berlangsung seru.

Laporan UBS itu mengatakan pertandingan Portugal dan Spanyol akan dimenangkan oleh Spanyol. Sementara Inggris bisa mengalahkan Belgia di babak penyisihan grup.

Terlepas dari itu, semua laporan tersebut hanya berdasarkan simulasi yang menggunakan komputer, bukan hasil mutlak. Semua prediksi itu bisa semuanya salah, karena sepak bola adalah olahraga yang tidak mudah diprediksi.

 

Bolatimes.com/Andiarsa Nata

loading...

Berita Terkait

Berita Terkini