Arena

Pantang Ulangi Dosa Tahun Lalu, Fajar/Rian Bakal Lakukan Ini di All England

Fajar dan Rian bakal habis-habisan di All England tahun ini.

Galih Priatmojo

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. [Humas PBSI]

Bolatimes.com - Salah satu ganda putra adalan Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto, bertekad habis-habisan menghadapi turnamen All England 2019. Mereka tak ingin kejadian tahun lalu terulang lagi ketika langsung terhenti di babak pertama.

Hal itu dikatakan Fajar saat ditemui langsung di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (27/2/2019). Menurut Fajar, dirinya dan Rian harus bisa menebus 'dosa' penampilan buruk di All England tahun lalu.

"Pelatih sih tidak memberi target apa-apa, tapi tahun lalu kan (kami kalah) di babak pertama, kalau bisa tahun ini bisa lebih baik," ujar Fajar.

Di babak pertama All England 2019, Fajar/Rian akan menghadapi wakil Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol. Fajar/Rian pun mewaspadai pertarungan dengan pasangan juara dunia 2014 tersebut.

Pebulutangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berusaha mengembalikan kok ke arah pebulutangkis ganda putra China Taipei Lee-Hue/Yang Po-Hsuan saat pertandingan babak pertama Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (23/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berusaha mengembalikan kok ke arah pebulutangkis ganda putra China Taipei Lee-Hue/Yang Po-Hsuan saat pertandingan babak pertama Indonesia Masters 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (23/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Secara rekor pertemuan, Fajar/Rian tercatat baru sekali bertemu dengan Ko/Shin di New Zaeland Open 2016. Saat itu, Fajar/Rian kalah telak dengan skor 13-21 dan 8-21.

"Ketemu Ko/Shin tidak mudah. Mereka pernah jadi juara dunia, jadi kami tak bisa menganggap remeh," ujar Fajar.

"Mereka juga pernah mengalahkan kita, dengan skor yang jauh banget. Power mereka itu kuat. Cuma saat ini mereka sudah tak masuk tim nasional (Korsel), mungkin itu saja bedanya," tukas Fajar.

All England 2019 bakal berlangsung pada 6-10 Maret mendatang. Turnamen bulutangkis tertua di dunia itu akan digelar di Arena Birmingham, Inggris.

Berita Terkait

Berita Terkini