Liga

Lionel Messi Kalahkan Robert Lewandowski, Bikin Pemain Bayern Munich Ngamuk

Dua pemain Bayern Munich kecewa Lewandowski kalah.

Husna Rahmayunita

Pemain depan Bayern Munich asal Polandia, Robert Lewandowski melambai di atas panggung setelah dianugerahi penghargaan Striker of the Year pada upacara penghargaan Ballon d'Or France Football 2021 di Theater du Chatelet di Paris pada 29 November 2021. (FRANCK FIFE / AFP).
Pemain depan Bayern Munich asal Polandia, Robert Lewandowski melambai di atas panggung setelah dianugerahi penghargaan Striker of the Year pada upacara penghargaan Ballon d'Or France Football 2021 di Theater du Chatelet di Paris pada 29 November 2021. (FRANCK FIFE / AFP).

Bolatimes.com - Kemenangan ketujuh Lionel Messi di acara Ballon d'Or 2021 mendapat protes keras dari dua rekan setim Robert Lewandowski di Bayern Munich.

Mereka adalah Alphonso Davies dan Thomas Muller yang terang-terangan menyebut Robert Lewandowski lebih layak mendapat trofi bergengsi tersebut.

Robert Lewandowski kalah tipis dari Lionel Messi untuk mendapatkan Ballon d'Or. Keduanya terpaut 33 poin, sehingga Robert Lewandowski harus puas di posisi kedua.

France Football memang memberikan penghargaan 'Striker of the Year' atau striker terbaik kepada Lewandowski sehingga tidak pulang dengan tangan hampa, tapi tak diragukan lagi dia sebenarnya nyaris mendapatkan anugerah itu.

Banyak kalangan menganggap Lewandowski lebih layak menyabet Ballon d'0r, lantaran dia tampil cemerlang selama 2021 dengan mencetak 64 gol untuk klub dan negaranya.

Bek kiri Bayern asal Kanada, Alphonso Davies, tak bisa menutupi kegeraman dan kemarahannya atas apa yang terjadi pada rekan satu tim Robert Lewandowski itu.

"Saya tak mau membahas ini. Bagi saya itu tak masuk akal. Saya bilang begitu karena jika saya omong banyak maka banyak orang yang terluka hatinya," kata Davies saat live Instagram.

"Lewandowski pantas memenangkan penghargaan itu. Paling tidak, beri orang ini Ballon d'Or sejak tahun lalu. Sunguh saya marah sekali. Saya ingin banting apa saja."

Hal senada juga disampaikan oleh Thomas Muller yang juga mengungkapkan protes yang sama.

"Dari sudut pandang seorang Bavaria, seorang Polandia dan seorang Jerman, pemberitaan Ballon d'Or kemarin malam itu sungguh mengecewakan," tulis Muller dalam akun LinkedIn miliknya.

"Sekalipun saya sudah agak lama dalam pekerjaan ini dan untuk itu tidak begitu kaget atas hasilnya yang mirip dengan Franck Ribery pada 2013, keseluruhannya membentuk atau menguatkan pandangan saya bahwa 'Kami punya pemain-pemain hebat di Bundesliga dan kami tak boleh menyembunyikannya. Namun demikian, sukses internasional yang ternyata jauh lebih penting untuk pengakuan global," papar Muller.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini