Liga

Memanas, Presiden Barcelona Syok dengan Sikap Ronald Koeman

Laporta mengomentari aksi Koeman.

Husna Rahmayunita

Gestur Presiden Barcelona Joan Laporta di acara konferensi pers kepergian Messi yang digelar di Camp Nou, Minggu (10/8/2021). [AFP]
Gestur Presiden Barcelona Joan Laporta di acara konferensi pers kepergian Messi yang digelar di Camp Nou, Minggu (10/8/2021). [AFP]

Bolatimes.com - Presiden Barcelona Joan Laporta menyoroti sikap Ronald Koeman yang enggan berbicara kepada media dan memilih memberikan tanggapan lewat tulisan saat konferensi pers, Rabu (22/9/2021).

Ketika berada di Palos de la Frontera, Laporta diminta tanggapan mengenai aksi Koeman tersebut. Ia mengaku baru mengetahuinya sesaat sebelum acara.

"Kami mengetahui pada menit terakhir bahwa dia ingin membuat pernyataan dan, dia mesti menghadiri konferensi pers dan dia bebas untuk menanggapi atau berbicara sesuai keinginannya," kata Laporta seperti disadur dari Marca, Kamis (23/9/2021).

Meski begitu, Laporta menghormati sikap juru taktik asal Belanda tersebut. Terlebih, tim juga sudah mengetahuinya meski di detik-detik akhir.

"Kami menghormati keputuusan pelatih," tandasnya.

Ia lantas membahas mengenai performa Barcelona yang tampil mengecewakan khususnya dalam dua laga terakhir. Blaugrana dikalahkan Bayern Munich 0-3 di Liga Champions dan ditahan imbang Granada hingga bertengger di posisi kedelapan klasemen sementara Liga Spanyol.

Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman (AFP)
Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman (AFP)

Laporta menyebut kekecewaan itu harus dibalas dengan kemenangan saat melawan Cadiz, Kamis (23/9) malam. Walau, ia juga mengakui timnya sedang berada di masa sulit.

"Kami berada dalam momen yang sulit. Saya piikir kami perlu memiliki ketenangan dan menunggu hasil baik besok saat melawan Cadiz,"

"Itulah yang menarik bagi kami. Situasi diatasi dengan hasil. Kami akan maju dan berjuang. Kami akan menguasai bola. Yang penting kami bermain bagus." sambungnya.

Sementara itu, sebelumnya pelatih Barcelona Ronald Koeman menjadi bulan-bulanan selepas menerjunkan Gerard Pique untuk mengisi posisi striker Barca ketika tarung dengan Granada.

Teranyar, Koeman mengisyaratkan kalau Barcelona tak akan bisa bersaing di Liga Champions. Menurutnya, tidak ada keajaiban yang bisa diharapkan.

Berita Terkait

Berita Terkini