Liga italia 2 November 2026
Lecce 1
Genoa 2
Liga spanyol 2 November 2026
Elche 0
Valencia 1
Liga italia 2 November 2026
Juventus 2
Napoli 0
Liga prancis 2 November 2026
Marseille 2
Toulouse 0
Liga spanyol 2 November 2026
Athletic Club 2
Real Sociedad 1
Liga italia 1 November 2026
Udinese 2
AS Roma 5
Liga inggris 1 November 2026
Tottenham 2
Crystal Palace 0
Liga jerman 1 November 2026
Bayern Munchen 2
Borussia Dortmund 2
Liga spanyol 1 November 2026
Real Betis 2
Malaga 1
Liga italia 1 November 2026
AC Milan 3
Inter Milan 1
Liga prancis 1 November 2026
Troyes 2
Le Mans 0
Liga prancis 1 November 2026
Lyon 2
Angers 0
Liga inggris 1 November 2026
Aston Villa 1
Fulham 1
Liga spanyol 1 November 2026
Barcelona 6
Alaves 1
Liga indonesia 1 November 2026
Persib Bandung 4
Isenmulang FC 0
Liga indonesia 1 November 2026
PSIM Yogyakarta 2
Borneo FC 1
Liga italia 1 November 2026
Como 1
Venezia 0
Liga indonesia 1 November 2026
Garudayaksa 3
PSS Sleman 1
Liga spanyol 1 November 2026
Getafe 3
Sevilla 1
Liga italia 1 November 2026
Frosinone 2
Torino 0
Liga italia 1 November 2026
Lazio 2
Cagliari 1
Liga prancis 1 November 2026
Strasbourg 5
Auxerre 1
Liga jerman 1 November 2026
Union Berlin 1
FC Koln 1
Liga spanyol 1 November 2026
Racing Santander 0
Real Madrid 3
Liga prancis 1 November 2026
Paris FC 3
AS Monaco 1
Liga inggris 1 November 2026
Liverpool 0
Arsenal 1
Liga jerman 1 November 2026
Eintracht Frankfurt 3
Hamburger SV 1
Liga prancis 31 Oktober 2026
LE Havre 1
PSG 5
Liga jerman 31 Oktober 2026
SV Elversberg 4
FSV Mainz 05 1
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Villarreal 0
Espanyol 1
Liga prancis 31 Oktober 2026
Lille 1
Lens 0
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Persik Kediri 1
Persita 5
Liga indonesia 31 Oktober 2026
PSM Makassar 0
Madura United 1
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Arema FC 1
Bali United 3
Liga indonesia 31 Oktober 2026
Dewa United 2
Persija 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Chelsea 2
Man United 0
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Levante 0
Atletico Madrid 2
Liga italia 31 Oktober 2026
Bologna 2
Monza 1
Liga jerman 31 Oktober 2026
FC Schalke 04 0
RB Leipzig 2
Liga jerman 31 Oktober 2026
FC Augsburg 1
SC Freiburg 2
Liga jerman 31 Oktober 2026
Bayer Leverkusen 2
VfB Stuttgart 4
Liga jerman 31 Oktober 2026
Borussia Monchengladbach 0
SC Paderborn 07 0
Liga jerman 31 Oktober 2026
Werder Bremen 2
Hoffenheim 0
Liga inggris 31 Oktober 2026
Coventry 3
Sunderland 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Hull City 2
Ipswich 2
Liga inggris 31 Oktober 2026
Brentford 2
Nottingham Forest 0
Liga inggris 31 Oktober 2026
Man City 0
Brighton 1
Liga inggris 31 Oktober 2026
Bournemouth 2
Leeds United 0
Liga spanyol 31 Oktober 2026
Rayo Vallecano 3
Celta Vigo 0
Liga prancis 31 Oktober 2026
Nice 5
Rennes 2
Liga italia 30 Oktober 2026
Frosinone 5
Lecce 1
Liga italia 30 Oktober 2026
Fiorentina 2
Atalanta 2
Liga indonesia 30 Oktober 2026
Java United 2
Bhayangkara FC 0
Liga indonesia 30 Oktober 2026
Persebaya Surabaya 1
Persijap 1
Liga italia 29 Oktober 2026
Parma 0
Udinese 0
Liga italia 29 Oktober 2026
Venezia 0
Inter Milan 2
Liga italia 29 Oktober 2026
AC Milan 2
Bologna 4
Liga italia 29 Oktober 2026
Monza 1
Napoli 4
Liga italia 29 Oktober 2026
Genoa 2
Juventus 0
Liga italia 28 Oktober 2026
Sassuolo 2
Lazio 6
Liga italia 28 Oktober 2026
Torino 1
Como 3
Liga italia 28 Oktober 2026
AS Roma 4
Cagliari 2
Liga prancis 27 Oktober 2026
PSG 2
Lyon 0
Liga spanyol 27 Oktober 2026
Sevilla 2
Osasuna 0
Liga indonesia 27 Oktober 2026
PSS Sleman 1
Borneo FC 2

Firman Utina Buka Suara Soal Isu 'Suap' Menimpa Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2010 Lawan Malaysia

Firman Utina akhirnya buka suara soal isu suap ke pemain Timnas Indonesia di final Piala AFF 2010 melawan Malaysia, saat itu Pasukan Garuda harus kalah dari Harimau Malaya.

Rifqu Khanif BolaTimes.com
Minggu, 26 November 2023 | 18:33 WIB
Firman Utina Buka Suara Soal Isu 'Suap' Menimpa Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2010 Lawan Malaysia

Firman Utina Buka Suara Soal Isu 'Suap' Menimpa Timnas Indonesia di Final Piala AFF 2010 Lawan Malaysia

bolatimes.com - Firman Utina salah satu mantan pemain Timnas Indonesia yang bermain di final Piala AFF 2010 melawan Malaysia akhirnya buka suara, terkait isu "suap". Memang dugaan itu sempat viral, setelah anak asub Alfred Riedl kalah oleh Malaysia di laga final.

Diketahui, Timnas Indonesia di Piala AFF 2010 yang diarsiteki oleh Alfred Riedl pelatih asal Austria, mampu melangkah ke final, Firman Utina salah satu pemain utama pilihan sang juru taktik.

Bukan hanya itu, Firman Utina bahkan ditunjuk sebagai kapten Timnas Indonesia, meskipun ada nama Bambang Pamungkas di sana.

Mulus melangkah ke final, membuat ekspetasi publik ke Firman dan kawan-kawan cukup tinggi. Dan Malaysia sebagai rival menunggu mereka di partai puncak.

Bertandang ke markas Harimau Malaya terlebih dahulu, Pasukan Garuda justru kalah 3-0, publik pun merasa kecewa. Di leg kedua, yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Timnas menang 2-1 atas negeri jiran tersebut.

Tapi, secara agregat, Pasukan Garuda kalah, dan Harimau Malaya merengkuh trofi Piala AFF 2010 di Stadion Gelora Bung Karno.

Sayangnya, berbagai tuduhan dan dugaan muncul usai Timnas tidak menampilkan performa terbaiknya di final AFF 2010. Tuduhan suap muncul dan menyerang punggawa Timnas.

Firman sebagai kapten kala itu, baru-baru ini buka suara atas apa yang terjadi di laga final Piala AFF 2010.

Dinukil dari Kanal YouTube Mahardika Entertainment, Minggu, (26/11), Firman mengatakan, dirinya tidak tahu apa-apa, bahkan kondisi dia saat itu sedang cedera, tapi memaksakan diri untuk bermain.

"Saya herannya setelah itu (gagal mengeksekusi penalti) banyak indikasi teror (tuduhan) sengaja engga masuk, saya diem aja, karena engga mikir, mereka paham engga," jelas Firman.

Baca Juga: Borneo FC Usung Misi Balas Dendam Saat Kontra Persis Solo, Pertahankan Posisi Puncak Klasemen

"Kalau saya engga tahu apa-apa, kalau ada temen-temen saya yang bermain dan lain-lain, atau sengaja diatur, dan engga tahu," imbuhnya.

Dia juga menambahkan, jikalau ada yang menyuap ke oknum pemain Timnas, maka posisi bermain Firman bukan tempat yang ideal, karena menempati lini tengah.

"Kalau seandainya pun memang ada seperti itu, saya mungkin bukan posisi orang yang dihubungi, seorang Furman Utina betul yakan, karena posisi lapangan tengah," pungkasnya.

 

 

 

 

 

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB