Bolaindonesia

Suara Exco PSSI Terbelah, Yoyok Sukawi Tegaskan Shin Tae-yong Dievaluasi, Namun Tak Dipecat

Timnas Garuda tersingkir di babak semifinal usai kalah agregat 0-2 dari Vietnam. Hasil itu lebih buruk dari edisi sebelumnya saat menjadi runner-up.

Ronald Seger Prabowo

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, saat melawan Thailand di Piala AFF 2022. (Facebook/changsuek)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, saat melawan Thailand di Piala AFF 2022. (Facebook/changsuek)

Bolatimes.com - Suara jajaran anggota Exco PSSI terbelah berkaitan dengan masa depan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong usai hasil minor di Piala AFF 2022.

Seperti diketahui, Timnas Garuda tersingkir di babak semifinal usai kalah agregat 0-2 dari Vietnam. Hasil itu lebih buruk dari edisi sebelumnya saat menjadi runner-up.

Anggota Exco PSSI, Yoyok Sukawi menegaskan perlu adanya evaluasi terhadap kinerja Shin Tae-yong. Namun dirinya menentang evaluasi itu berujung terhadap pemecatan pelatih asal Korea Selatan tersebut.

"Sebagai anggota Exco, saya dengan tegas dan menolak kalau coach Shin Tae-yong harus mundur atau dipecat dari posisi pelatih Timnas," kaya Yoyok Sukawi di Jakarta, Jumat (13/1).

"Memang harus ada evaluasi, namun evaluasi tidak harus dengan pemecatan atau mundur. Coach STY sudah banyak melakukan perubahan-perubahan yang berujung positif bagi Timnas," lanjutnya.

Pernyataan itu berbeda dengan keinginan dua anggota Exco PSSI lainnya yakni Juni Rahman dan Haruna Soemitro yang menginginkan Shin Tae-yong out.

"Gagal, out-lah," kata Juni Rahman, anggota Exco PSSI saat ditemui di pelataran GBK Arena, Senayan, Jakarta.

Hal senada juga ditegaskan Haruna. "Para pemuja STY, waktu dan tempat dipersilakan," ujar dia.

Shin Tae-yong sendiri dalam dua periode Piala AFF memang belum berhasil mengantarkan Timnas menjadi juara. Di Piala AFF 2020, Pratama Arhan dkk ia antarkan sampai final dan takluk dari Thailand di partai puncak.

Sementara di Piala AFF 2022, Timnas hanya mencapai semifinal setelah kalah agregat 0-2 dari Timnas Vietnam.

Berita Terkait

Berita Terkini