Bolaindonesia

Semifinal Piala AFF 2022: Laga Timnas Indonesia vs Vietnam Boleh Ditonton 50 Orang di SUGBK

Polisi mengizinkan 50 ribu penonton di SUGBK.

Husna Rahmayunita

Seorang suporter membawa lambang Garuda Pancasila saat memberikan dukungan untuk Tim Nasional Indonesia U-19 melawan Tim Nasional Vietnam U-19. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.
Seorang suporter membawa lambang Garuda Pancasila saat memberikan dukungan untuk Tim Nasional Indonesia U-19 melawan Tim Nasional Vietnam U-19. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.

Bolatimes.com - Laga Timnas Indonesia vs Vietnam di semifinal Piala AFF 2022 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (6/1/2023) sore. Polri mengizinkan 50 orang menyaksikan laga di stadion.

Pembatasan penonton ini dilakukan karena pertimbangan keamanan. Selain itu, laga Timnas Indonesia vs Vietnam dimajukan menjadi 16.30 WIB, bukan 19.30 WIB seperti jadwal sebelumnya.

"Kami terus mengikuti perkembangan pertandingan dan perilaku penonton serta penilaian risiko, maka pertandingan nanti sore di GBK dapat ditonton 50 ribu penonton," kata Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops) Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendy saat dikonfirmasi Antara di Jakarta.

Agung menjelaskan persiapan pengamanan pertandingan sepak bola di GBK semakin baik. Polri fokus bekerja sama dalam pengendalian perilaku penonton di dalam dan di luar stadion.

Pengamanan stadion juga menjadi bagian tak terpisahkan dengan pertandingan yang memerlukan persiapan dengan baik. Potensi gangguan hingga gangguan nyata telah disiapkan dalam perencanaan keamanan dan keselamatan. Dengan demikian, keamanan dan keselamatan menjadi hal yang menyatu dengan fokus berbeda.

Selanjutnya, kedatangan pemain maupun penonton juga menjadi pertimbangan dengan berbagai kemungkinan gangguan aspek keamanan dan keselamatan. Polda Metro Jaya juga telah menyusun penempatan personel, sehingga tugas dan tanggungjawab mereka sudah dipahami dan dimengerti.

Lebih lanjut Agung menerangkan terkait peralatan yang diperlukan. Sistem dan metode penanganan setiap tahapan gangguan dilakukan uji coba. Upaya pencegahan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan sebelum, selama, dan sesudah pertandingan.

"Telah disiapkan 3.500 personel pengamanan dan 500 steward," tambahnya.

(Antara)

Berita Terkait

Berita Terkini