DATA BELUM TERSEDIA

Menpora 'Skak Mat' Klub Liga 1 yang Ogah Lepas Pemain ke Timnas Indonesia

Menpora mendengar keluhan dari Shin Tae-yong bahwa sulit memanggil pemain ke Timnas Indonesia

Irwan Febri BolaTimes.com
Senin, 05 Desember 2022 | 09:20 WIB
Menpora 'Skak Mat' Klub Liga 1 yang Ogah Lepas Pemain ke Timnas Indonesia

Menpora 'Skak Mat' Klub Liga 1 yang Ogah Lepas Pemain ke Timnas Indonesia

bolatimes.com - Menpora Zainudin Amali memberikan pernyataan tegas terhadap klub-klub Liga 1 yang ogah melepas pemain ke Timnas Indonesia. Ia mengingatkan klub terhadap suatu hal.

Menurut Zainudin Amali, klub Liga 1 harus sadar bahwa kompetisi bisa kembali bergulir pasca Tragedi Kanjuruhan salah satunya adalah karena kepentingan Timnas Indonesia.

Liga 1 2022-2023 yang sempat vakum sejak 1 Oktober 2022 kini dijadwalkan kembali lanjut dan akan memulai kick-off pada Senin (5/12/2022) hari ini.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat memimpin latihan perdana dalam pemusatan latihan (TC) jelang Piala AFF 2022 di Bali, Senin (28/11/2022). [PSSI]
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat memimpin latihan perdana dalam pemusatan latihan (TC) jelang Piala AFF 2022 di Bali, Senin (28/11/2022). [PSSI]

"Jadi, alasan bermain lagi itu karena Timnas Indonesia. Saya sudah bicara dengan klub-klub. Saya sudah sampaikan bahwa kompetisi digulirkan lagi alasanya untuk timnas," kata Zainudin Amali dikutip dari Antara, Senin (5/12/2022).

Menteri asal Gorontalo itu mengatakan bahwa dirinya menerima keluh kesah dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang kesulitan mendatangkan pemain untuk Piala AFF 2022.

Salah satu kendalanya adalah izin klub pemilik terkadang enggan melepas para pemainnya ke Timnas Indonesia.

Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll usai memimpin latihan di Nirwana Park, Sawangan, Depok, Jawa Barat.  (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)
Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll usai memimpin latihan di Nirwana Park, Sawangan, Depok, Jawa Barat. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

Amali pun menjelaskan bahwa klub Liga 1 harus sadar bahwa kompetisi bisa kembali bergulir dan mendapat izin dari kepolisian salah satunya karena keluhan Shin Tae-yong.

"Jadi kalau bukan untuk timnas, belum tentu polisi mengizinkan kompetisi [Liga 1/ Liga 2] dilanjutkan," kata Zainudin.

Sebelumnya, beberapa pelatih klub Liga 1 seperti Thomas Doll (Persija Jakarta), Luis Milla (Persib Bandung), dan Bernardo Tavares (PSM Makassar) mengkritik PSSI terkait pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia.

Mereka menyoroti metode Shin Tae-yong yang menggelar pemusatan latihan berbulan-bulan untuk Timnas Indonesia sehingga klub harus kehilangan pemainnya dalam jangka waktu lama.

Timnas Indonesia sendiri saat ini tengah menjalani pemusatan latiha jelang Piala AFF 2022 di Bali sejak 28 November lalu.

×
Zoomed
TERKINI

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers masih menunda debutnya di SC Heerenveen. Simak alasan kebugaran dan ritme tanding sang...

bolaindonesia | 13:09 WIB

Mees Hilgers resmi bergabung dengan SC Heerenveen. Simak peluangnya kembali membela Timnas Indonesia di bawah arahan pel...

bolaindonesia | 07:00 WIB

Wasit asing tidak lagi rutin bertugas di Super League 2026/2027. Simak alasan PSSI di balik pembatasan penugasan pengadi...

bolaindonesia | 13:36 WIB

Pekan pembuka BRI Super League 2025/26 menyajikan kejutan dari kiper Persik Kediri, Leo Navacchio, yang dinobatkan sebag...

bolaindonesia | 23:16 WIB

Kiper andalan PSM Makassar, Reza Arya Pratama, baru saja mengukir rekor pribadi yang membanggakan....

bolaindonesia | 22:05 WIB