Bolaindonesia

Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022 U-20, Indonesia masih Tunggu Kepastian Gelar Upacara Pembukaan di Tiga Stadion Ini

Kemenpora lebih memprioritaskan ke tiga stadion yang bertaraf internasional ini untuk upacara pembukaan.

Muhammad Ilham Baktora

Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta, Kamis (11/1/2018). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta, Kamis (11/1/2018). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Bolatimes.com - Indonesia yang didapuk menjadi tuan rumah dalam gelaran Piala Dunia 2022 U-20 masih berbenah untuk menyiapkan ajang terbesar di tanah air tersebut.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menunjuk 3 stadion yang nantinya jadi kandidat dalam pembukaan penyelenggaraan pada Mei 2023 mendatang. Meski ada 6 stadion yang akan digunakan untuk pertandingan yang digelar di Indonesia, Kemenpora lebih memprioritaskan ke tiga stadion yang bertaraf internasional ini untuk upacara pembukaan.

Pertama stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Markas dari Persija Jakarta ini disebut mampu menampung lebih dari 77.193 penonton. Terletak di Jakarta Pusat, Menpora, Zainudin Amali menyebut Stadion GBK telah diajukan ke FIFA untuk menjadi tempat upaca pembukaan Piala Dunia 2022 U-20.

Stadion kedua yang diajukan oleh Indonesia ke FIFA dalam pembukaan Piala Dunia U-20 nanti adalah Stadion Manahan Solo. Terletak di Jawa Tengah, stadion berkapasitas 20.003 penonton ini dalam beberapa hari terakhir kerap digunakan untuk kegiatan akbar. Sebelum Muktamar Muhammadiyah dan Aisyah ke-48, Stadion Manahan Solo pernah menjadi venue upacara pembukaan ASEAN Para Games 2022.

Potret udara Stadion Manahan Solo, Surakarta, Jawa Tengah. (Instagram/@stadion.manahan.solo)
Potret udara Stadion Manahan Solo, Surakarta, Jawa Tengah. (Instagram/@stadion.manahan.solo)

Selanjutnya Stadion Gelora Bung Tomo yang berada di Surabaya, Jawa Timur. Markas dari Persebaya Surabaya ini menjadi stadion ketiga yang diajukan menjadi kandidat dalam pembukaan Piala Dunia 2022 U-20 mendatang.

Kapasitas penonton yang mencapai 46.800 orang ini memiliki beberapa kekurangan dibanding tiga stadion yang diajukan. Masalah akses jalan dan persoalan bau masih menjadi sorotan dan tengah dicarikan solusi oleh Pemprov Jawa Timur dan Pemkot Surabaya.

Bukan tanpa alasan, setiap kegiatan besar yang digelar di stadion setempat kerap terjadi kemacetan dan mengganggu akses jalan.

Hingga kini Indonesia masih menunggu kepastian stadion mana yang nantinya akan digunakan dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2022 U-20.

Berita Terkait

Berita Terkini