Menpora Sebut Naturalisasi Pemain Program Jangka Pendek, Bukan Satu-satunya Opsi Dongkrak Prestasi Timnas

"Kita tidak mengandalkan naturalisasi," ujarnya.

Husna Rahmayunita
Rabu, 09 November 2022 | 10:02 WIB
Menpora Zainudin Amali saat ditemui di UINSA Surabaya, Jawa Timur, Minggu (24/11/2019). [Suara.com/Arry Saputra]

Menpora Zainudin Amali saat ditemui di UINSA Surabaya, Jawa Timur, Minggu (24/11/2019). [Suara.com/Arry Saputra]

Bolatimes.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menegaskan naturalisasi pemain sepak bola merupakan program jangka pendek untuk mendongkrak prestasi timnas. Pembinaan atlet lokal tetap diutamakan. 

Hal itu diungkapkan Zainudin menyusul proses naturalisasi pesepak bola Belanda Shayne Pattynama yang telah mendapat persetujuan dari Komisi X DPR RI, Selasa (8/11).

Sebelum Shayne, PSSI juga telah mengajukan dua pemain asing, yakni Jordi Amat dan Sandy Walsh agar disetujui menjadi WNI. Keduanya kini tinggal menanti momen untuk mengucapkan sumpah sebagai WNI.

Zainudin tak ingin naturalisasi menjadi satu-satunya opsi untuk meningkatkan prestasi timnas. PSSI, kata dia, tetap harus mengutamakan pembinaan atlet-atlet muda dalam negeri.

“Oleh karena itu, kami sangat membutuhkan pemain-pemain seperti yang sudah kami naturalisasi dua orang (Jordi Amat dan Sandy Walsh) ditambah hari ini Shayne Elian Jay Pattynama,"

"Tetapi sekali lagi, kita tetap bertumpu kepada pembinaan karena talenta kita tidak kurang, akademi-akademi di klub-klub itu juga melakukan pembinaan. Jadi kita tidak mengandalkan naturalisasi. Naturalisasi adalah jangka pendek,"ungkapnya dalam siara pers.

Zainudin tak menampik bahwa naturalisasi juga dibutuhkan karena ada kepentingan mendesak, salah satunya kebutuhan timnas senior untuk melakoni pertandingan-pertandingan FIFA Matchday maupun Piala AFF demi meningkatkan peringkat Indonesia.

Ia menuturkan bahwa dalam upaya mendukung pembinaan sepak bola usia dini, Presiden Joko Widodo bahkan pada Agustus lalu telah meluncurkan Papua Footbal Academy di Jayapura.

PFA merupakan sekolah bagi putra Papua dengan rentang usia 14 - 15 tahun untuk mengasah bakat dalam bidang olahraga khususnya sepak bola. Menurut Presiden, dalam akademi tersebut, anak-anak akan dilatih tentang kedisiplinan dengan latihan rutin yang didampingi oleh para pelatih dengan reputasi yang baik.

“Itu adalah komitmen kami dengan PSSI. Bahkan sekarang sebagai wujud dari komitmen itu, untuk pembinaan usia dini PSSI dan Kemenpora bekerja sama melakukan kursus pelatih bagi mantan-mantan pemain tim nasional yang sekarang masih berlangsung di Bali,” kata Zainudin.

Melalui kursus itu diharapkan para pelatih dalam negeri bisa memiliki sertifikat C sehingga para pelatih tersebut mempunyai reputasi dan kemampuan mumpuni untuk bisa melatih anak-anak usia dini sebagai calon pemain sepak bola masa depan.

“Mudah-mudahan hasil yang kami hasilkan bersama ini akan membawa kemajuan untuk sepak bola Indonesia,” pungkasnya.

(Antara) 

Berita Terkait

TERKINI

Spaso dilanggar keras oleh pemain Barito Putera.
bolaindonesia | 08:42 WIB
Jelang Lawan Persik Kediri, Pelatih PSS Sleman Tekankan Hal Ini pada Anak Asuhnya.
bolaindonesia | 20:08 WIB
Gol semata wayang kemenangan Dewa United dicetak oleh gelandang Timnas Lebanon
bolaindonesia | 19:01 WIB
Timnas Indonesia U-20 2023 akan melakoni laga uji coba.
bolaindonesia | 16:33 WIB
Dari 18 klub Liga 1 2022/2023, hanya empat tim saja yang percaya kepada pelatih lokal
bolaindonesia | 16:30 WIB
Timnas Indonesia U-20 bakal lawan tiga negara ini.
bolaindonesia | 15:47 WIB
Di Indonesia masih sibuk pelatih tim nasional dikritik pelatih klub. Direktur Tekniknya entah sudah cari lawan atau belum
bolaindonesia | 15:45 WIB
Asisten STY tanggapi ribut-ribut pemanggilan pemain ke TC Timnas U-20.
bolaindonesia | 15:39 WIB
Ini dia Alasan kenapa Arema FC menunjuk pelatih lokal I Putu Gede untuk menggantikan Javier Roca.
bolaindonesia | 14:56 WIB
Tiga pemain Asia Tenggara masuk dalam nominasi penghargaan Pemain Terbaik Asia 2022
bolaindonesia | 14:30 WIB
Pelatih Bali United, masih punya opsi pengganti bombernya di sisa pertandingan BRI Liga 1 2022/2023.
bolaindonesia | 14:29 WIB
Ketum PSSI memohon ke klub segera lepas pemainnya.
bolaindonesia | 13:54 WIB
Witan bakal langsung debut nih lawan Arema FC?
bolaindonesia | 13:48 WIB
Shin Tae-yong tak hadir dalam pertemuan itu. Dia mengutus sang asisten, Nova Arianto.
bolaindonesia | 13:42 WIB
Luis Milla blak-blakan menyebut para pemain Persib Bandung pemahaman taktiknya kurang, sehingga dirinya memutar otak untuk menemukan strategi yang cocok hingga akhirnya tak terkalahkan dalam 14 laga
bolaindonesia | 13:29 WIB
Saksikan duel Dewa United vs Borneo FC sore ini
bolaindonesia | 13:23 WIB
Daisuke Sato ingin kalahkan Bali United.
bolaindonesia | 11:33 WIB
Tampilkan lebih banyak