Bolaindonesia

Mundur sebagai Komentator Liga 1, Valentino Jebret Ngaku Melihat 'Sesuatu' yang Tak Bisa Dilihat Publik

Valentino Jebret mengaku syok melihat 'sesuatu' tersebut. Menurutnya itu kejadian kurang normal

Irwan Febri Rialdi

Kometator Valentino Simanjuntak di podcast Deddy Corbuzier. (YouTube/Deddy Corbuzier)
Kometator Valentino Simanjuntak di podcast Deddy Corbuzier. (YouTube/Deddy Corbuzier)

Bolatimes.com - Komentator Valentino 'Jebret' Simanjuntak buka-bukaan usai memutuskan mundur sebagai host dan komentator Liga 1 2022/2023. Ia membuat keputusan itu setelah melihat 'sesuatu' yang menurutnya itu tidak sesuai dengan hatinya.

Oleh karena itu, keputusan 'rehat' dari komentator Liga 1 2022/2023 tersebut merupakan pilihan terbaiknya untuk saat ini.

"Untuk sepak bola nasional gue mundur. Terutama ya liga sepak bola ini lah," tutur Valentino kepada Deddy Corbuzier, dikutip Selasa (04/10/2022).

Valentino Simanjuntak menceritakan setelah dirinya bertugas menjadi komentator pada pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023, Sabtu (1/10/2022).

Betul memang, Valentino Simanjuntak sempat melihat secuil kejadian tersebut.

"Saat kejadian kemarin, setelah gue membawakan acara tersebut di studio dan gua cuman sempet dapet tuh gambar yang gak bisa dilihat pemirsa tapi bisa dilihat di gua, itu masih yang sering dilihat lah. Mulai ada penonton masuk terus coba diamankan. Akhirnya itu kayak normal di sini, kalo di luarkan ga normal," tuturnya.

Rupanya Valentino Simanjuntak sudah beberapa kali mendapatkan informasi terkait korban jiwa tragedi Kanjuruhan. Namun, dirinya tetap mencoba untuk berfikir positif agar tak terseret hoax.

"Pulang dari siaran, katanya ada 2 orang yang meninggal. Wah kok sampe 2 orang, gak lama gua isi bahan bakar kendaraan gua, 10. Dari 10 ke 40 , waduh kacau. Kadang-kadang kita ga bisa percaya," sambungnya.

Namun, di pagi harinya, Valentino syok mendapatkan informasi bahwa ratusan manusia tewas lantaran pertandingan tersebut.

"Pagi-pagi secara resmi diumumkan 120-an, syok gue. At the lost point, kena mental. Gue gatau kenapa, rasa frustasi gue, rasa kecewa gua, rasa sedih gua, kok sampe segitunya. Ini kan nyawa ya, kok bisa sampai ratusan gitu ya apa yang terjadi," tambanya.

Fakta Kerusuhan Stadion Kanjuruhan (YouTube/Kulon Project)
Fakta Kerusuhan Stadion Kanjuruhan (YouTube/Kulon Project)

Deddy Corbuzier bertanya lebih lanjut tentang perasaan Valentino Simanjuntak saat ini. Valentino Jebreet menuturkan bahwa ia merasa lelah secara emosional, dan akhirnya memutuskan hal tersebut.

"Lo kecewa sama olahraganya, lo kecewa sama sepak bolanya, atau apa. Kan bukan salah lo?" tanya Deddy Corbuzier.

"Secara emosional aja itu, gue drop aja. Kayaknya gue capek," jawabnya.

(Diwanna Ericha/Matamata.com)

Berita Terkait

Berita Terkini