Bolaindonesia

Rapor 4 Striker Timnas Indonesia yang Dipanggil Hadapi Curacao, Muhammad Rafli Paling Buruk

Muhammad Rafli tercatat belum cetak satu gol pun hingga pekan ke-10 Liga 1 2022/2023.

Rauhanda Riyantama

Aksi Muhammad Rafli saat Arema FC mengalahkan PSIS Semarang 2-0 pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2022. (Dok. Arema FC)
Aksi Muhammad Rafli saat Arema FC mengalahkan PSIS Semarang 2-0 pada leg pertama semifinal Piala Presiden 2022. (Dok. Arema FC)

Bolatimes.com - Shin Tae-yong memanggil 23 pemain untuk bergabung dengan skuat timnas Indonesia melawan Curacao di FIFA Matchday, 4 di antaranya berposisi sebagai striker lokal.

Meski dianggap kurang bisa bersaing di kompetisi lokal, nyatanya deretan striker Indonesia yang berkiprah di Liga 1 2022 tetap mendapat jatah panggilan timnas Indonesia.

Striker lokal Indonesia dinilai sudah kalah bersaing dengan pemain asing, seiring pemanggilan ke timnas Indonesia tentu menjadi kesempatan membuktikan diri.

Berbekal statistik bermain hingga saat ini, empat striker yang dipanggil Shin Tae-yong diharapkan bisa memenuhi ekspektasi dan tidak mengecewakan publik Tanah Air.

Lantas siapa saja mereka dan bagaimana statistik bermainnya? berikut ini sedikit catatan mengenai performa para pemain tersebut.

1. Dimas Drajad

Striker Persikabo 1973, Dimas Drajad. (Instagram/liga1)
Striker Persikabo 1973, Dimas Drajad. (Instagram/liga1)

Striker Persikabo 1973 masih mendapat kepercayaan dari Shin Tae-yong, Dimas Drajad terbilang aktif dalam mencetak gol di Liga 1 2022.

Dari sembilan pertandingan yang sudah dijalani, Dimas sukses mencetak empat gol dan menyumbang satu assist sekaligus menjadikannya striker lokal produktif.

Di musim lalu Dimas berhasil menyarangkan 11 gol untuk Persikabo, catatan impresif itu bahkan membuat Djadjang Nurdjaman beberapa kali mempercayainya sebagai kapten tim.

2. Muhammad Rafli

Pemain timnas Indonesia U-23, Muhammad Rafli (dok PSSI.org)
Pemain timnas Indonesia U-23, Muhammad Rafli (dok PSSI.org)

Di musim ini, performa Muhammad Rafli bersama Arema FC terbilang tidak cukup bagus secara statistik, enam laga di Liga 1 2022 masih tanpa gol dan assist.

Mirisnya, Rafli hanya sekali dipercaya sebagai starter dan lainnya berawal sebagai pemain pengganti saat pertandingan.

Keputusan Shin Tae-yong memanggil sang pemain ke timnas Indonesia tentu menjadi tanda tanya, karena statistiknya saja sama sekali tidak meyakinkan.

3. Ramadhan Sananta

Penyerang muda PSM Makassar, Ramadhan Sananta. (Dok. PSM)
Penyerang muda PSM Makassar, Ramadhan Sananta. (Dok. PSM)

Namanya tengah naik daun dan moncernya Ramadhan Sananta bersama PSM Makassar sepertinya terpantau baik oleh Shin Tae-yong.

Usianya baru 19 tahun, namun performanya di Liga 1 2022-2023 membuat Bernardo Tavares sangat mempercayai satu posisi untuk ditempatinya.

Total sudah 3 gol yang dilesakkan Ramadhan Sananta di Liga 1 2022 dari enam pertandingan, sosok yang kemungkinan besar mendapat banyak menit bermain bersama timnas Indonesia.

4. Dendy Sulistyawan

Pesepak bola Bhayangkara FC Dendy Sulistyawan berselebrasi usai mencetak gol ke gawang PSS Sleman saat pertandingan Liga 1 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Senin (7/3/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.
Pesepak bola Bhayangkara FC Dendy Sulistyawan berselebrasi usai mencetak gol ke gawang PSS Sleman saat pertandingan Liga 1 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Senin (7/3/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.

Torehan dua gol dan dua assist dalam lima laga terakhir bersama Bhayangkara FC di Liga 1 2022 membuat Dendy menarik perhatian Shin Tae-yong.

Selain itu kebugaran Dendy juga patut diacungi jempol, tak pernah absen selama 10 laga terakhir dan dinilai sebagai striker paling tepat mengisi lini serang timnas Indonesia.

Kontributor: Eko

Berita Terkait

Berita Terkini